Surfer Undangan Panaskan Padang Padang Jelang Rip Curl Cup 2026

0
321

Balinetizen.com, Badung-

Sejumlah surfer undangan Rip Curl Cup Padang Padang 2026 membuka rangkaian kompetisi dengan aksi menarik dalam Official Event Warm-Up Session, Rabu (12/8). Mereka memanfaatkan kondisi ombak Padang Padang yang mencapai 4–6 kaki.

Meski ombak sempat menunjukkan kondisi yang ideal, swell yang datang belum cukup besar dan konsisten untuk menggelar Main Event. Kompetisi utama membutuhkan sedikitnya enam jam kondisi ombak yang layak.

Panitia akhirnya memilih tidak menjalankan Main Event karena swell diperkirakan tidak mampu bertahan hingga periode pasang tinggi. Padang Padang hanya memberikan sekitar tiga jam kondisi yang dinilai cukup untuk melakukan sesi pemanasan.

Keputusan tersebut diambil untuk menjaga kualitas dan integritas kompetisi. Para surfer undangan pun mendapat kesempatan untuk menjajal langsung karakter reef break Padang Padang dalam kondisi terbaik yang tersedia.

Sesi pemanasan diawali kategori wanita selama satu jam. Para surfer saling menunjukkan kemampuan tube riding dengan sejumlah barrel berhasil ditaklukkan.

Surfer berusia 16 tahun, Lucy Darragh, menjadi salah satu yang mencuri perhatian. Ia tampil bersama Vaihitimahana Iso yang memperlihatkan kemampuan tube riding khas Hawaii di ombak Padang Padang.

Sementara itu, Kya Heuer yang lahir dan besar di Mentawai menjadi satu-satunya surfer wanita regular-footer dalam sesi tersebut. Ia tampil agresif dengan pendekatan backhand saat memasuki barrel.

Penampilan Kya juga menambah menarik persaingan kategori wanita. Ia berpeluang menjadi regular-footer pertama yang memenangkan kategori wanita Rip Curl Cup Padang Padang.

Setelah kategori wanita, sesi pemanasan dilanjutkan dengan dua heat pria. Para peserta dibagi menjadi dua kelompok dan bergantian menjajal lineup Padang Padang.

Juara bertahan Westen Hirst kembali menunjukkan performa tajam yang menjadi salah satu kunci kemenangannya pada edisi tahun lalu.

Baca Juga :  Pj. Gubernur Mahendra Jaya Minta Dukungan Pusat untuk Atasi Kemacetan di Bali

Bruce Irons juga tampil menarik perhatian dengan line yang mengingatkan pada aksinya saat mencatat skor sempurna 10 poin pada 2016. Aksi tersebut menjadi salah satu momen ikonik dalam sejarah Rip Curl Cup Padang Padang.

Dua kali juara Rip Curl Cup, Made Adi Putra, memanfaatkan pengetahuannya terhadap karakter ombak lokal. Sementara Ocean Lancaster, Rajo Saputra, dan Varun Tandjung menunjukkan potensi generasi surfer berikutnya.

Contest Director sekaligus Product and Marketing Manager Rip Curl, Harry Mann, mengatakan keputusan untuk tidak menggelar Main Event diambil karena kondisi swell tidak sesuai dengan perkiraan. ā€œSwell datang lebih dari arah selatan dan ukurannya lebih kecil dari yang diprediksi. Jadi kami memutuskan untuk tidak menjalankan Main Event demi menjaga integritas event, sekaligus memberikan kesempatan kepada seluruh surfer undangan untuk melakukan pemanasan di kondisi ombak terbaik yang tersedia,ā€ ujar Harry Mann.

Meski Main Event belum dimulai, Harry menilai sesi pemanasan memberikan gambaran awal mengenai persaingan yang akan terjadi. ā€œKami sangat senang mendapatkan jendela waktu tiga jam dengan kondisi yang luar biasa. Heat wanita benar-benar menjadi highlight, ombaknya firing dan para surfer wanita benar-benar charging. Ini adalah preview yang luar biasa dari apa yang akan kita saksikan ketika Main Event dimulai,ā€ katanya.

Sementara itu, Swellnet selaku official event forecaster memprediksi Kamis, 20 Agustus, menjadi salah satu peluang hadirnya swell besar berikutnya di Padang Padang. Energi swell dari arah selatan hingga barat daya (S/SW) diperkirakan mulai terbentuk di Samudra Hindia. Kondisi tersebut berpotensi menghadirkan ombak yang lebih besar dan kuat, sesuai kebutuhan untuk menjalankan Main Event Rip Curl Cup Padang Padang 2026.

Baca Juga :  Tiga Desa Wisata Bali Masuk Nominasi ADWI 2023; Menparekraf Sebut Sudah Berkelas Dunia

Daftar Surfer Undangan Rip Curl Cup Padang Padang 2026

Men – International

  • Taj Burrow (Australia)
  • James Kusitino (Fiji)
  • Tosh Tudor (Amerika Serikat)
  • Craig Anderson (Australia)
  • Hughie Vaughan (Australia)
  • Mason Ho (Hawaii)
  • Lukas Skinner (Inggris)
  • Ocean Lancaster (Australia)

Men – Indonesia

  • Westen Hirst
  • Ketut Agus
  • I Made Pajar Ariyana
  • Tommy Sobry
  • Dylan Wilcoxen
  • Made Adi Putra
  • Rajo Saputra
  • Varun Tandjung

Women – International

  • Ruby Berry (Australia)
  • Vaihitimahana Iso (Hawaii)
  • Sky Brown (Inggris)
  • Lucy Darragh (Australia)

Women – Indonesia

  • Jasmine Studer
  • Kya Heuer
  • Taina Izquierdo
  • Paris Nalendra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here