Tak Bawa Identitas, 29 Anak Jalanan Dipulangkan

0
191

Balinetizen.com, Jembrana 

Sebanyak 29 anak jalanan dipulangkan ke tempat asalnya di Jawa lantaran tidak melengkapi diri dengan indentitas. Selain tidak membawa bekal cukup, mereka datang ke Bali dengan cara berkelompok.

Dua kelompok anak jalanan diamankan petugas saat menunggu truk di dua lokasi berbeda. Selanjutnya mereka dibawa ke Kantor Lurah Gilimanuk untuk didata dan dibina. Sebelumnya mereka lolos dari pemeriksaan di Pelabuhan Gilimanuk.

Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, Senin (16/10/2023) mengatakan, anak jalanan berjumlah 15 orang ditemukan
di depan Pura Dalem Lingkungan Arum Timur, Kelurahan Gilimanuk sekitar pukul 10.00.

Mereka, kata Lurah, saat itu hendak menyetop truk sebagai tumpangan ke Denpasar. “Dari pengakuan, mereka akan ke rumah temannya di Denpasar dan beberapa tempat wisata,” ujarnya.

Setelah dilakukan pendataan, sambungnya, ke lima belas anak jalanan dengan usia 13 tahun sampai 45 tahun itu berasal dari Surabaya.

Menurutnya kelompok anak jalanan kedua berjumlah 14 orang ditemukan di depan deretan toko di Gilimanuk sekitar pukul 15.00. “Saat ditemukan mereka juga hendak menyetop truk. Katanya mau ke Gianyar nonton sepak bola,” ujarnya.

Mereka, kata Toni, mengaku berasal dari Surabaya, Sidoarjo dan Pasuruan, Jawa Timur. “Rata-rata usianya 16 tahun sampai 23 tahun. Mereka tidak membawa indentitas juga bekal yang cukup,” ungkapnya.

Setelah diberikan pembinaan, ke dua kelompok anak jalanan kemudian dibawa ke Pelabuhan Gilimanuk untuk selanjutnya dipulangkan ke tempat asal di Jawa. “Dari Pelabuhan Gilimanuk mereka naik kapal menyebrang ke Katapang. Tadi diantar anggota Pol PP dan Linmas Gilimanuk,” pungkasnya. (Komang Tole)

Baca Juga :  Pejuang Bravo Lima Bali Apresiasi Gubernur Koster Tangani Covid-19

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here