Tekad PNB Wujudkan Bali Sebagai Pariwisata yang Berbasiskan Budaya, Berkualitas dan Bermartabat

0
299

 

Balinetizen.com, Badung

Tekad Politeknik Negeri Bali untuk menjadi suatu kampus pendidikan vokasi yang diakui merupakan suatu institusi rujukan dunia dalam mengusung industri kepariwisataan berbasis pelestarian ekosistem lingkungan sesuai dengan isu global tampaknya akan bisa tercapai. sehingga akhirnya Bali benar-benar memiliki pariwisata yang berbasiskan budaya, berkualitas dan bermartabat.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Politeknik Negeri Bali Nyoman Abdi, SE, M.eCom. saat menyampaikan pidato sambutannya dihadapan Gubernur Bali Dr. I Wayan Koster SE, MM di acara “Green Tourism Internasional Seminar & Enterpreneurship Expo 2022” (GTISee 2022) yang digelar oleh Program Magister Terapan Perencanaan Pariwisata Politeknik Negeri Bali di Gedung Widya Padma Hall Politeknik Negeri Bali di Jimbaran, 31 Mei 2022.

GTISee 2022 mengawal isu global bahwa bumi semakin lama semakin membutuhkan perhatian serta kepedulian dari kita, dikarenakan kegiatan yang lebih berfokus pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan duniawi sehingga membuat sang planet menderita.

“Sehingga sudah sepantasnya dari kita mengupayakan untuk menjaga keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan dan pelestarian ekologi. Dengan demikian, tujuan GTISee 2022 adalah pengembangan pariwisata yang berkesinambungan, menjaga kelestarian lingkungan, dan memberikan pendidikan dan motivasi khususnya generasi milenial untuk selalu berlaku green dalam berinovasi baik dalam bisnis maupun dalam hidup sehari-harinya,” kata Nyoman Abdi.

Seminar ini dibuka oleh Gubernur Bali Dr. I Wayan Koster SE, MM, dan Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno serta menghadirkan narasumber/pembicara internasional dari Inggris, Perancis, Rumania, India, Singapura, Australia, serta para praktisi dan akademisi terkemuka yang akan mempresentasikan hasil riset mutakhir dan perjalanan bisnisnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana GTISee 2022, Dewa Gede Putrayadnya menyampaikan bahwa acara Enterpreneurship Expo ini juga dihadiri oleh UMKM Lokal yang terdiri dari 20 peserta dan juga dari mahasiswa teknik Politeknik Negeri Bali akan melakukan pameran hasil karya mereka. Sekaligus untuk mendorong para pelaku UMKM ataupun menumbuhkan minat wirausaha para peserta demi pertumbuhan ekonomi kami mendatangkan narasumber pebisnis muda Bali Maharani Kemala (Founder MS Glow, Urban Company).

Baca Juga :  Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemerintah Siapkan Sejumlah Hal

GTISee direncanakan berkesinambungan setiap tahunnya. Untuk tahun depan direncanakan diadakan di sekitar Hari Bumi 22 April 2023. (hd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here