Terjang Wilayah Tembles, Angin Puting Beliung Rusak Atap Rumah Warga

0
119

Jembrana, (Metrobali.co.id) –

 

Angin puting beliung menerjang wilayah Banjar Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Selasa (9/12/2025) sore. Tiga atap rumah dilaporkan mengalami rusak berat.

Salah seorang warga sempat merekam kejadian tersebut melalui handphone (HP). Dalam rekaman terlihat jelas kawasan persawahan di wilayah Tembles menjadi sasaran angin puting beliung. Selain merusak atap rumah, satu unit sepeda motor yang tengah terparkir dibuat roboh akibat kencangnya angin.

Kejadian tersebut menjadi atensi Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan yang langsung datang ke lokasi didampingi Camat Mendoyo I Putu Nova Noviana.

Di lokasi, Bupati Kembang Hartawan mengintruksikan BPBD Jembrana, Camat Mendoyo dan aparat Desa Penyaringan serta unsur terkait untuk melaksanakan kegiatan gotong royong di lokasi kejadian.

Dikesempatan itu, juga diserahkan bantuan berupa terpal kepada keluarga Nyoman Gede Ladra.

Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, Putu Agus Artana Putra, saat dikonfirmasi, membenarkan. Angin puting beliung menerjang wilayah Tembles sekitar pukul 18.30 Wita. “Yang melaporkan relawan FPRB kita di Tembles,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).

Begitu mendapat laporan, kata dia, anggota dari tim TRC BPBD Jembrana langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan kaji cepat. “Dari penuturan pegawai tambak terbentuk tiga angin puting beliung, satu dari arah timur dan dua dari arah barat,” jelasnya.

Peristiwa tersebut menurutnya menyebabkan atap rumah dari asbes milik Nyoman Gede Ladra berukuran 4X6 meter rusak parah. Untuk sementara ia bersama keluarganya mengungsi ke tempat salah satu keluarganya di Desa Penyaringan.

Angin puting beliung juga merusak atap bangunan tempat usaha tambak udang berukuran 6X8 meter dan milik PT. Suri Tani Pemuka sekaligus tempat parkir berukuran 15X4 meter.

Baca Juga :  Bupati Berdialog Dengan Tokoh Masyarakat Kerobokan Kelod, Cari Solusi Terbaik Uji Coba Rekayasa Arus Lalin

“Ketiga lokasi berada di lokasi yang sama dengan jarak yang berdekatan. Perkiraan sementara total kerugian mencapai Rp.13 juta,” ungkapnya.

Menurutnya penanganan awal dilakukan hingga pukul 21.00 dan akan dilanjutkan Rabu besok dengan kegiatan pembersihan dilaksanakan secara gotong royong. (Komang Tole).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here