Balinetizen.com, JembranaÂ
Tim SAR Gabungan terus mengintensifkan upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga hilang di perairan laut Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana. Penyisiran dilakukan secara terpadu melalui jalur laut maupun pesisir pantai dengan melibatkan berbagai unsur terkait.
Korban bernama Asmuri (43), nelayan asal Banjar Pesinggahan, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan dilaporkan terjatuh saat melaut di perairan laut Medewi pada Sabtu (1/8/2026) lalu.
Tim SAR Gabungan bergerak melakukan pencarian dengan mengerahkan personel serta berbagai sarana dan prasarana pendukung, antara lain Rescue Car, Rescue Carrier Vehicle, Rubber Boat, drone thermal, Aqua Eye, peralatan SAR air, dan perangkat komunikasi.
Memasuki hari ke lima, Rabu (5/8/2026) kegiatan pencarian di mulai pukul 08.00 diperluas menyusuri perairan laut Perancak hingga perairan laut Pengambengan. Operasi melibatkan personel dari Sat Polairud Polres Jembrana, TNI AL, Sat Brimob dan Pos SAR Basarnas Jembrana.
Kasat Polairud Polres Jembrana AKP I Putu Suparta menyampaikan bahwa sinergi seluruh unsur SAR terus diperkuat agar proses pencarian dapat berjalan secara maksimal.
Seluruh personel yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan, kata dia, akan terus berupaya secara optimal melakukan pencarian melalui penyisiran laut maupun pesisir pantai. “Kita berharap korban bisa segera ditemukan sehingga dapat memberikan kepastian bagi keluarga Operasi pencarian akan terus dilaksanakan dengan mengedepankan koordinasi, keselamatan personel, dan profesionalisme di lapangan,” ujarnya. (Komang Tole)

