Ilustrasi
Balinetizen.com, Badung
Seorang warga negara asing (WNA) asal Australia berinisial NWC (74) ditemukan meninggal dunia di kolam renang sebuah hotel di kawasan Jalan Sahadewa, Legian, Kuta, Badung, pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 17.15 Wita.
Korban diketahui merupakan tamu hotel yang baru melakukan check-in pada 10 April 2026 dan dijadwalkan check-out pada 24 April 2026.
Peristiwa tragis ini terjadi setelah korban kembali dari aktivitas di Pantai Kuta bersama istrinya, VLC (71). Setibanya di hotel, korban sempat mengungkapkan kebahagiaannya dan berniat untuk berenang.
Tanpa diduga, korban langsung melompat ke kolam renang. Sementara itu, sang istri mengambil handuk di sekitar lokasi. Saat berenang dari sisi selatan menuju utara kolam, korban tiba-tiba tidak muncul kembali ke permukaan.
Awalnya, saksi mengira korban hanya bercanda. Namun setelah beberapa saat korban tidak kunjung muncul, saksi mulai panik dan berteriak meminta pertolongan.
Seorang tamu hotel lainnya, CJR (73), bersama staf hotel yang berada di sekitar restoran langsung membantu mengevakuasi korban dari dalam kolam ke pinggir.
Upaya penyelamatan pun dilakukan dengan memberikan resusitasi jantung paru (RJP) oleh saksi yang mengaku memiliki latar belakang medis. Tak lama kemudian, tim medis dari Puskesmas Kuta II tiba di lokasi sekitar pukul 17.45 Wita dan segera mengambil alih penanganan.
Meski telah dilakukan berbagai tindakan medis lanjutan, termasuk CPR, pemberian oksigen, serta penggunaan AED, kondisi korban tidak menunjukkan respons.
Pemeriksaan medis menunjukkan pupil mata tidak responsif dan nadi karotis tidak teraba.
Korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh tim identifikasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, baik akibat benda tajam maupun tumpul.
“Korban ditemukan terbaring di sisi utara kolam renang dan telah ditutupi kain. Tidak ditemukan indikasi kekerasan,” jelasnya, Senin (12/4/2026).
Pihak kepolisian juga telah mengamankan rekaman CCTV yang mengarah langsung ke area kolam renang untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Meski demikian, untuk memastikan penyebab pasti kematian, diperlukan tindakan autopsi.
Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUP Prof. Ngoerah Sanglah Denpasar menggunakan ambulans untuk penanganan lebih lanjut.
(Jurnalis : Tri Widiyanti)

