Tragis, Mahasiswa Denpasar Bunuh Diri di Moment Tahun Baru 2026

0
580

 

 

Balinetizen.com, Badung 

Di momen pergantian tahun baru 2026, peristiwa tragis kembali terjadi di Jembatan Tukad Bangkung, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Seorang pria berinisial Made Kusuma Ardana (21) diduga mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari jembatan setinggi sekitar 60 meter. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) pada Jumat (2/1/2026) pagi.

Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 06.32 Wita, setelah warga melaporkan adanya satu unit sepeda motor Yamaha Lexy berwarna biru terparkir mencurigakan di atas Jembatan Tukad Bangkung, wilayah perbatasan Banjar Pelaga dan Belok/Sidan, Kecamatan Petang.

Motor tersebut ditemukan dalam kondisi kunci masih terpasang, lengkap dengan tas dan helm yang masih berada di kendaraan. Mendapat laporan tersebut, Tim UKL Polsek Petang bersama Bhabinkamtibmas segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

Dari hasil penelusuran, kendaraan tersebut diketahui milik Made Kusuma Ardana, seorang pelajar/mahasiswa asal Denpasar Selatan. Polisi kemudian mendapati informasi bahwa korban terakhir kali mengirimkan pesan WhatsApp kepada orang tuanya sekitar pukul 03.00 Wita, yang berisi lokasi keberadaan korban serta permintaan maaf.

Sekitar pukul 07.20 Wita, Tim UKL Polsek Petang bersama masyarakat setempat melakukan pencarian di bawah jembatan. Upaya tersebut membuahkan hasil, di mana pada pukul 07.51 Wita korban ditemukan di bagian selatan bawah jembatan dalam kondisi tidak bernyawa.

Selanjutnya, pada pukul 09.45 Wita, apel kesiapan evakuasi digelar dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Petang AKP I Nyoman Arnaya, S.H., M.H., melibatkan personel Polsek Petang, Tim Identifikasi Polres Badung, Tim SAR Brimob Batalyon B Mengwi, TNI, pihak kecamatan, serta tenaga medis dari Puskesmas II Petang.
Jenazah korban berhasil dievakuasi ke atas jembatan pada pukul 10.15 Wita, lalu dibawa menggunakan ambulans PMI Badung menuju RS Mangusada Kapal untuk keperluan pemeriksaan medis lanjutan.

Baca Juga :  Indonesia Kehilangan Kesempatan Memimpin Penyelamatan Iklim Global

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Identifikasi Polres Badung bersama tim medis Puskesmas II Petang, ditemukan sejumlah luka yang diduga akibat benturan keras, antara lain:
Luka lecet pada badan
Luka gores di tangan kanan
Benturan di bagian belakang kepala sebelah kanan
Darah keluar dari hidung dan telinga

Petugas memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dari pihak lain. Barang bukti yang diamankan di TKP meliputi sepeda motor, helm, tas, ponsel, dompet berisi identitas dan uang tunai, serta pesan WhatsApp korban yang berisi permintaan maaf kepada keluarga.

“Untuk motif, secara jelas belum diketahui. Namun berdasarkan isi pesan WhatsApp korban kepada orang tuanya, diduga terdapat permasalahan keluarga,” ujar Kapolsek Petang AKP I Nyoman Arnaya, S.H., M.H., dikonfirmasi Jumat (2/2/2026).

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here