Turis Asal Australia Ditemukan Meninggal di Sanur, Diduga Karena Sakit

0
128

Balinetizen.com, Denpasar –

 

Seorang warga negara asing (WNA) asal Australia ditemukan meninggal dunia di kamar hotel kawasan Sanur, Denpasar Selatan, pada Selasa (14/4/2026) sore. Korban diduga meninggal akibat sakit setelah tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.

Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Agus Adi Apriyoga, mengungkapkan bahwa korban bernama Geoffrey Kenneth Alford (70), pria kelahiran 2 Agustus 1955. Ia tercatat sebagai tamu yang menginap disalah satu hotel Jalan Danau Tamblingan, Sanur.

Peristiwa ini terungkap sekitar pukul 18.30 WITA. Pihak hotel awalnya menerima laporan dari rekan korban yang meminta kondisi Geoffrey dicek karena tidak merespons sejak pagi hari.

Petugas front office, I Komang Widnyana, kemudian mencoba menghubungi korban melalui telepon kamar, namun tidak mendapat jawaban. Saat didatangi langsung dan pintu diketuk, korban juga tidak memberikan respons.

Karena curiga, pihak hotel bersama petugas keamanan berupaya membuka pintu menggunakan kunci master. Namun pintu dalam kondisi terkunci dari dalam (double lock), sehingga teknisi akhirnya dipanggil untuk membongkar pintu.

Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam posisi terbaring di atas tempat tidur dengan mata terbuka dan tubuh tertutup selimut. Tidak ada respons saat dipanggil.

Petugas keamanan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada manajemen hotel dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Hasil Olah TKP dan Temuan Obat-obatan
Tim Inafis Polresta Denpasar yang tiba di lokasi sekitar pukul 19.30 WITA langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Saat ditemukan, posisi korban miring ke kiri dengan kepala mengarah ke barat, kedua tangan berada di atas dada, dan kaki lurus. Korban hanya mengenakan celana pendek hitam tanpa baju.

Baca Juga :  Hardiknas 2021 Bupati Suwirta Serahkan 2605 Beasiswa Miskin

Dari lokasi kejadian, petugas juga mengamankan sejumlah obat-obatan seperti inhaler, Lyrica, Calcium Lactate, Meloxicam, Endone, Panamex, Nettoblastin, dan Prodine.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan indikasi kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit,” kata Kapolsek doi Denpasar, Rabu (15/4/2026).

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi pada pukul 20.15 WITA menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar menuju RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah (RS Sanglah) untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga kini, garis polisi masih terpasang di lokasi kejadian. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here