Undiksha Lepas Enam mahasiswa Dan Dua Dosen PGSD FIP Sebagai Guru Bantu Ke Canbera, Australia

0
294

 

Balinetizen.com, Buleleng

Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd melepas dua dosen dan enam mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FIP Undiksha guna mengikuti program pengabdian kepada masyarakat terkait pembelajaran Bahasa Indonesia melalui kolaborasi dengan KBRI di Canberra, Australia Trinity Christian School, dan St Clare of Assisi Primary School.

Program Kementerian Republik Indonesia
ini, merupakan program kali pertama yang di ikuti dan dilaksanakan FIP Undiksha di Australia.

Program sebagai guru bantu bagi mahasiswa semester 6 dan 8 FIP Undiksha didampingi dua dosen Undiksha ke Canbera, Australia didanai oleh Kementerian Republik Indonesia, sebagai guru bantu Bahasa Indonesia dan budaya Indonesia. Yangmana ke enam mahasiswa dan dua Dosen pendamping tersebut dijadwalkan melaksanakan pengabdian disekolah dasar setempat selama kurang lebih dua setengah bulan.

Selama mengikuti program sebagai guru bantu, para mahasiswa akan melakukan observasi di sekolah mitra tersebut dan sekaligus membantu mempersiapkan proses pembelajaran. Selain itu, mereka juga akan mempelajari kurikulum serta sistem asesmen terhadap peserta didik di sekolah dasar setempat.

Wakil Dekan FIP Bidang Akademik dan Kerja Sama, Prof. Dr. Kadek Suranata, S.Pd., M.Pd menerangkan bahwa mengikuti program guru bantu ini, merupakan bentuk dukungan dalam mewujudkan Undiksha sebagai International Reputable University in Education and Leadership (IRUEL).

“Program guru bantu ini, kami harapkan dapat terus berkembang serta mampu memotivasi mahasiswa Undiksha lainnya untuk mengikuti kegiatan yang serupa,” ucapnya.

Dan iapun berharap para mahasiswa yang program ini ke canbera, Austrlaian dapat memanfaatkan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi diri yang sekaligus membangun jejaring internasional.

“Dalam hal ini, kami berharap para mahasiswa ini bisa menunjukkan kualitas terbaiknya,” tandasnya.

Baca Juga :  Hasil Pengawasan DPRD Ke Desa-Desa, Penyaluran Bantuan JPS Kurangnya Pemahaman Dan Lemahnya Data

Sebelum melepas para mahasiswa dan dosen ini ke Canbera, Austrlaia, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd memberikan pengarahan dan memberikan pemaparan terkait program ini dan program sejenis lainnya didunia internasional.

“Momentum ini agar dimanfaatkan dengan baik oleh para mahasiswa, untuk kedepannya dimungkinkan bisa lanjut mengajar di Canbera atau peluang lainnya dengan membawa nama baik Undiksha,” tandasnya.

Sementara itu, salah seorang peserta program, Kadek Adrian Surya Indra Wirawan, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia bahkan telah mengikuti program keluar negeri untuk ketiga kalinya. Menurutnya, kesiapan mental dan kemampuan bahasa menjadi modal utama dalam mengikuti program pengabdian ke luar negeri. sad

kampungbet

link gacor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here