Viral, Diduga Mabuk, Pengamen di Denpasar Tebas Tangan Sendiri

0
181

Balinetizen.com, Denpasar

Sebuah video viral yang memperlihatkan seorang pria bersimbah darah di Jalan Taman Pancing, Denpasar, akhirnya terungkap. Pria tersebut diketahui bernama Joko Susilo (asal Palembang), yang sehari-hari berprofesi sebagai pengamen, ternyata melukai tangan kirinya sendiri menggunakan sebilah parang dalam kondisi diduga sedang mabuk.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 24 Juli 2025 sekitar pukul 16.15 WITA di sebuah kos-kosan di Jalan Glogor Carik Gang Leli No. 92, Pemogan, Denpasar Selatan.

Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurut keterangan saksi M. Surya Mualik Cahya (27), yang juga penghuni kos, awalnya ia mendengar keributan dari luar kamarnya. Saat keluar, ia mendapati Joko Susilo sudah dalam kondisi terluka parah dan berlumuran darah.

“Karena merasa kasihan, saksi langsung membonceng korban ke klinik terdekat. Tapi karena melihat lukanya cukup serius, korban lalu dibawa ke RSUP Prof Ngoerah,” ujar AKP Sukadi.

Namun dalam perjalanan menuju rumah sakit, tepatnya di Jalan Taman Pancing Barat, korban sempat terjatuh dari motor. Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk memegangi korban hingga berhasil dibawa ke IGD RSUP Prof Ngoerah.

Keterangan lain datang dari saksi Irma Jesika P. (21) yang melihat langsung peristiwa awal. Ia menyebut korban datang dari mengamen dalam keadaan mabuk dan bau alkohol. Tanpa alasan jelas, korban masuk ke kamar seorang teman kos bernama Rinia dan mengambil sebilah parang yang biasa digunakan untuk membersihkan rumput.

“Saat ditanya mau dipakai apa parangnya, korban malah langsung menebaskan parang ke tangan kirinya hingga berdarah. Dia lalu minta lap untuk membalut lukanya,” jelas Irma.

Korban datang dalam kondisi mabuk, masuk ke kamar temannya dan mengambil parang. Saat ditanya, korban langsung melukai tangan kirinya sendiri. Karena lukanya parah dan banyak mengeluarkan darah, korban akhirnya dibawa ke rumah sakit oleh temannya.

Baca Juga :  Jelang HBKN 2026, Bali Fokus Kendalikan Inflasi dan Perkuat Ekosistem Digital

Korban mengalami luka terbuka pada tangan kiri hingga pembuluh arteri dan saat ini masih dalam penanganan dokter di IGD RSUP Prof Ngoerah. Polisi belum dapat meminta keterangan lebih lanjut karena korban belum sadarkan diri. Sementara keluarga terdekat korban diketahui berada di Yogyakarta.

Adapun Barang Bukti (BB) yang diamankan yakni 1 bilah parang yang digunakan korban melukai diri sendiri telah diamankan pihak kepolisian.

Pihaknya mengaku masih menyelidiki latar belakang tindakan nekat korban, termasuk apakah ada unsur gangguan jiwa atau tekanan lain yang memicu aksi melukai diri tersebut.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here