Wardhani Sutjidra Optimis PAUD Dapat Membentuk Generasi Cerdas, Kreatif Dan Berakhlak Mulia

0
78

 

Balinetizen.com, Buleleng

Ny. Wardhani Sutjidra selaku Bunda PAUD Buleleng menyatakan wajib belajar 13 tahun bukan sekedar angka, melainkan sebuah komitmen bersama untuk memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama dalam meraih pendidikan yang layak.

Berangkat dari hal tersebut, maka melalui Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pihaknya meyakini akan terbentuk generasi penerus yang cerdas, kreatif dan berakhlak mulia. Demikian terungkap dalam Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun secara daring dan luring di Buleleng Command Center Dinas Kominfosanti Buleleng, pada Rabu, (2/7/2025).

Iapun menyampaikan bahwasannya pemerintah telah mencanangkan wajib belajar 13 tahun, dengan demikian setiap anak di Indonesia wajib mengikuti pendidikan mulai dari jenjang prasekolah PAUD sampai dengan pendidikan menengah atas. Hal itu penting dilakukan karena PAUD merupakan fondasi utama bagi seluruh proses belajar anak selanjutnya.

“Disinilah, anak anak belajar bersosialisasi, mengembangkan motorik halus dan kasar, serta memupuk rasa ingin tahu yang tinggi. Anak anak akan lebih siap juga menghadapi jenjang pendidikan berikutnya, baik segi mental maupun akademis,” ujar Wardhani optimis.

“Kqmi mengajak seluruh pihak mendukung penuh program wajib belajar 13 tahun, demi memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan prasekolah yang berkualitas. Dan yang terpenting adalah senantiasa menyirami jiwanya dengan nilai-nilai spiritual dan moral,” tandasnya.

Sementara itu, Plt. Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Buleleng, Dewa Made Sudiarta dalam laporannya menyampaikan jumlah satuan PAUD di Buleleng sebanyak 265 satuan PAUD degan status kelembagaan negeri 30 satuan dan swasta sebanyak 235 satuan.

“Kami berharap melalui kegiatan sosialisasi kali ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya PAUD sebagai fondasi awal keberhasilan program wajib belajar 13 tahun,” ujarnya.

Baca Juga :  Karendal Ops Pimpin Giat Razia Dalam Rangka Oprasi Kepolisian Cipkon Agung 2020

“Kami harapkan sosialisasi ini dapat mendorong peran aktif dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, orang tua hingga desa adat dalam mendukung keberlangsungan program ini,” pungkasnya. GS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here