Balinetizen.com, Denpasar
Seorang warga negara asing (WNA) asal Senegal bernama Mamadou Faye mengamuk di area Terminal Ubung, Jalan Cokroaminoto, Denpasar Utara, pada Selasa (14/10/2025) pagi. Aksi tersebut membuat panik sejumlah staf operasional terminal dan warga sekitar.
Peristiwa itu diketahui terjadi sekitar pukul 10.30 WITA, saat WNA tersebut terlihat mondar-mandir sambil berbicara tidak jelas dan menunjukkan tanda-tanda seperti orang depresi. Pihak Staf Operasional Terminal Ubung yang mencoba berkomunikasi dengannya mengaku kesulitan karena Mamadou hanya menjawab singkat dalam bahasa Inggris dan tampak pasif.
Mengetahui situasi tersebut, staf terminal kemudian menghubungi Satpol PP Kota Denpasar dan pihak Imigrasi untuk membantu penanganan. Tak lama kemudian, personel Polsek Denpasar Utara yang dipimpin Kanit Binmas Iptu Gede Sandiasa bersama Kanit Intel Ipda I Kadek Recita tiba di lokasi sekitar pukul 15.20 WITA untuk melakukan koordinasi.
Menurut keterangan pihak kepolisian, setelah sempat meninggalkan area terminal, WNA tersebut bahkan terlihat mengejar kendaraan yang melintas di sekitar terminal sebelum akhirnya dilaporkan berada di Kantor Pemadam Kebakaran Kota Denpasar.
Kapolsek Denpasar Utara, Iptu Ketut Darbawa, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa dari hasil interaksi dan koordinasi yang dilakukan pihaknya, diketahui penyebab WNA tersebut mengamuk adalah karena kehabisan uang selama berlibur di Bali.
“Yang bersangkutan mengaku sudah tidak memiliki uang dan ingin segera dipulangkan ke negaranya, Senegal, tanpa melalui proses dari pihak Imigrasi,” ujar Iptu Darbawa, dikonfirmasi Selasa (14/10/2025).
Setelah dilakukan pendekatan secara persuasif, Mamadou akhirnya menyetujui untuk dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Denpasar guna penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.
Kegiatan penanganan yang melibatkan personel Polsek Denpasar Utara, Satpol PP Kota Denpasar, dan staf Terminal Ubung tersebut berlangsung lancar hingga selesai sekitar pukul 16.00 WITA.
(Jurnalis : Tri Widiyanti)

