Warga Delodberawah Temukan Dua Handak Ala Granat Lontar

0
207

 

Balinetizen.com, Jembrana

 

Dua buah bahan peledak (handak) ditemukan di Desa Delodberawah, Kecamatan Jembrana. Handak seperti granat lontar ini selanjutnya dimusnahkan.

Dari informasi benda handak diduga tabung pelontar (TP)  ditemukan pada hari Senin, 20 Pebruari 2023 oleh I Wayan Gama (67), warga Desa Delodberawah. Saat itu ia membongkar warung milik adiknya, pensiunan TNI namun sudah almarhum.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada anggota Bhabinkamtibmas desa setempat dan selanjutnya diteruskan ke Polsek Mendoyo pada Kamis (23/2/2023) sekitar pukul 18.30.

Terkait temuan dua buah benda handak tersebut, Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana mengatakan pihaknya sudah melakukan langkah-langkah serta mengamankan TKP dengan memasang police line (garis polisi).

“Kami juga meminta keterangan dari saksi-saksi dan berkoordinasi dengan Unit Jibom Gegana Brimobda Bali” ujar Kapolres AKBP Juliana ditemui di Mapolres Jembrana, Jumat (24/2/2023).

Setelah melakukan pengecekan, Tim Jibom Gegana Sat Brimobda Bali selanjutnya mengevakuasi benda yang diduga handak ke Lapangan Tembak di Desa Belimbingsari, Kecamatan Melaya untuk dilakukan disposal (pemusnahan).

Kegiatan disposal (pemusnahan) TP (Tabung Pelontar) jenis Rifle Grenade (ARP-RFL-40) dengan jarak ±200 meter dilaksanakan pada Jumat (24/2/2023) sekitar pukul 06.37 diawali dengan tembakan sebanyak 2 kali sebagai tanda peringatan kepada masyarakat pada pukul 06.20.

Kapolres menyampaikan dua benda handak mirip granat lontar berdiameter 3 centimeter dengan panjang sekitar 25 centimeter ditemukan di atas plafon warung oleh seorang warga di Desa Delodberawah berinisial WG.

Yang bersangkutan kata Kapolres, juga menemukan 6 butir peluru kaliber 7,62, dan 1 butir anak peluru kaliber 7,62. “Benda ini ditemukan WG di atas plafon saat membongkar warung milik saudaranya” jelasnya.

Dan setelah ditelusuri sambungnya, saudara dari saksi WG ini dulunya seorang anggota TNI namun sudah meninggal dunia. “Jadi pihak keluarga tidak ada yang tahu kalau dulunya almarhum sempat menyimpan barang-barang tersebut. Mungkin maksud almarhum semasih hidup supaya benda tersebut tidak terjangkau oleh orang lain” terangnya.

Baca Juga :  Wawali Arya Wibawa Buka Gelaran Ubung Kaja Festival Tahun 2023

Temuan dua buah benda handak ini disebutnya ada kaitannya dengan penemuan handak di dalam pot bonsai sebelumnya oleh seorang warga Desa Yehembang. Dan temuan itu sudah ditindaklanjuti.

“Warga Yehembang ini sebelumnya sempat membeli bonsai di rumah WG di Delodberawah. Kemudian saat mengganti tanah ditemukan sebuah handak seperti yang ditemukan sekarang. Ini sudah kita tindaklanjuti” ungkapnya. (Komang Tole)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here