Wisuda Megah: Undiknas Lahirkan 975 Lulusan Siap Bersaing Global

0
214

 

Balinetizen.com, Badung 

Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) merayakan momen penting dalam sejarahnya dengan menggelar wisuda ke-94 dan peringatan Dies Natalis ke-55 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC). Acara ini juga menjadi panggung pengukuhan Guru Besar Tetap Prof. Dr. Ida Bagus Teddy Prianthara, S.E., Ak., CA., CPA., BKP., CSRA., CTA., M.Si. dalam bidang ilmu akuntansi.

Sebanyak 975 lulusan dari berbagai program studi turut merayakan keberhasilan mereka dalam mencapai gelar akademis. Mereka, yang terdiri dari 52 program magister dan 923 program sarjana, dipersiapkan untuk bersaing dalam era digitalisasi dan internasionalisasi dengan daya saing global yang tinggi.

Prof. Dr. Ir. Nyoman Sri Subawa, S.T., S.Sos., M.M., IPM., ASEAN Eng., Rektor Undiknas, menekankan komitmen universitas dalam membangun budaya kompetitif bagi mahasiswa secara nasional dan internasional. Kerjasama dengan perguruan tinggi terkemuka di seluruh dunia serta peluang magang dan program joint degree menjadi bagian dari upaya tersebut.

Di tengah tantangan ekonomi global, Undiknas memperkenalkan dua fakultas baru, yakni Fakultas Ilmu Kesehatan dengan program studi S1 Psikologi, khusus dalam NEUROPSIKOLOGI, dan Fakultas Pariwisata dengan program studi Sarjana Terapan Destinasi Pariwisata. Langkah ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang siap bersaing di industri global.

Dalam sambutannya, Prof. Sri Subawa mengajak para alumni untuk terus mengukir prestasi demi menjaga reputasi Undiknas. Dia juga menyampaikan harapannya agar Undiknas terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan nasional.

Dr. AA Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda, S.Sos., MSi., Ketua Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdiknas), turut menyampaikan selamat atas capaian Undiknas yang telah berusia 55 tahun. Dia menekankan pentingnya pengembangan institusi sebagai prioritas utama.

Baca Juga :  Distan Buleleng Dan PAIR Lanjutkan Percobaan Tanam Padi Merah Lokal Munduk M5

“Keseimbangan antara kenyamanan individu dan organisasi adalah kunci. Kita perlu fokus pada perkembangan institusi, bukan pencapaian pribadi,” kata Gung Eddy.

Dia menambahkan bahwa kesuksesan organisasi tidak terlepas dari dukungan semua pihak, termasuk karyawan, guru, dan dosen.

“Dalam kebijakan ke depan, kesejahteraan semua pihak yang terlibat akan menjadi perhatian utama,” tandasnya.

Selamat dan sukses untuk para lulusan Undiknas, semoga semangat dan perjuangan mereka menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.(Tri Prasetiyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here