Balinetizen.com, Tabanan
Sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Tabanan, atas arahan Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, S.Sos., hadir langsung mengunjungi keluarga yang terdampak dalam peristiwa pengeroyokan yang terjadi di Banjar Juuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, sekaligus menyerahkan bantuan sosial, Kamis (31/7). Dalam kesempatan tersebut, Wabup Dirga didampingi Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Tabanan, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tabanan, Camat Baturiti, Perbekel Desa Batunya, Bendesa Adat Juuk Legi, serta tokoh masyarakat setempat. Rangkaian kunjungan juga dilanjutkan dengan menyerahkan santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia di Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.
Kegiatan yang dipusatkan di Balai Banjar Juuk Legi tersebut turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Tabanan, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tabanan, Camat Baturiti, Perbekel Desa Batunya, Bendesa Adat Juuk Legi, tokoh masyarakat, serta masyarakat dan keluarga penerima bantuan. Pada kesempatan tersebut, Wabup Dirga menyerahkan secara simbolis bantuan berupa santunan uang tunai dan paket sembako kepada keluarga yang terdampak sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Tabanan.
![]()
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Kehadiran Wabup Dirga beserta rombongan disambut oleh keluarga korban bersama perangkat desa setempat, sekaligus menyerahkan bantuan berupa santunan uang tunai dan paket sembako sebagai wujud empati serta perhatian Pemerintah Kabupaten Tabanan kepada keluarga yang sedang berduka.
Melalui sambutannya, Wabup Dirga menyampaikan bahwa sejak awal Pemerintah Kabupaten Tabanan telah melakukan koordinasi dan komunikasi secara intensif bersama Bupati Tabanan maupun jajaran Kepolisian Resor Tabanan guna mencermati perkembangan situasi yang terjadi. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, menurutnya, merupakan wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab pemerintah daerah untuk memberikan dukungan moril kepada seluruh pihak yang terdampak akibat peristiwa tersebut.
Wabup Dirga juga mengajak seluruh masyarakat agar tetap tenang, menghormati, dan mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Pihaknya berharap peristiwa ini dapat menjadi pembelajaran bersama agar masyarakat senantiasa mengedepankan penyelesaian melalui jalur hukum serta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. “Mari kita jadikan kejadian ini sebagai pelajaran berharga. Apapun persoalannya, laporkan kepada pihak yang berwajib, jangan sampai peristiwa serupa terulang kembali karena dampaknya sangat besar bagi semua pihak,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wabup Dirga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga persaudaraan serta kerukunan di tengah situasi yang berkembang. Pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersabar, saling memahami, dan bersama-sama memulihkan suasana demi terciptanya kembali keharmonisan di tengah kehidupan bermasyarakat. “Kami berharap seluruh masyarakat dapat bersabar. Titiang bersama pemerintah akan mengusahakan yang terbaik bagi masyarakat, begitu pula bagi semeton yang ada di Sidetapa agar dapat saling memahami keadaan yang sedang dihadapi. Mari kita bersama-sama memulihkan suasana ini, sehingga kerahayuan dan keharmonisan dapat kembali terwujud,” tegas Wabup Dirga.@prokopimtabanan,-
