Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo, Gus Fawait Pimpin Langsung Layanan Homecare bagi Warga di Rowotamtu

0
56

 

Balinetizen.com, Jember

 

Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Melalui program Homecare, Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait memimpin langsung pelayanan kesehatan dari rumah ke rumah dalam rangkaian kegiatan Bunga Desaku di Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji, Rabu (29/7/2026).

Program Homecare menjadi salah satu inovasi Pemerintah Kabupaten Jember dalam mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan dan keluarga kurang mampu. Program ini sekaligus merupakan implementasi Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo Subianto, yakni memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan layanan kesehatan, serta mendukung Asta Cita ke-6 yang menitikberatkan pembangunan dari desa, pemerataan layanan dasar, dan pengentasan kemiskinan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Muhammad Fawait menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan, Dinas Sosial, Puskesmas, pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa yang bekerja secara kolaboratif memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Program ini memang masih berjalan dalam tahap awal, namun semangat seluruh tenaga kesehatan, Dinas Sosial, Puskesmas, hingga pemerintah desa sangat luar biasa. Sebuah kebijakan besar tentu membutuhkan proses penyempurnaan, tetapi manfaatnya sudah mulai dirasakan masyarakat,” ujar Bupati.

Pada pelaksanaan Homecare di Desa Rowotamtu, tim kesehatan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap warga yang masuk kategori berisiko tinggi. Pelayanan tersebut meliputi pemeriksaan ibu hamil risiko tinggi oleh dokter spesialis kandungan, pemantauan tumbuh kembang balita, serta evaluasi kondisi anak yang terindikasi stunting.

Bupati menekankan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berorientasi pada tindakan medis, tetapi juga harus mengedepankan pendekatan yang humanis dan mudah dipahami masyarakat.

“Kita harus memberikan edukasi dengan bahasa yang sederhana sehingga masyarakat merasa nyaman. Kepada keluarga anak yang mengalami stunting, kita memberikan motivasi dan pemahaman bahwa dengan perbaikan gizi serta pendampingan yang tepat, tumbuh kembang anak dapat terus dioptimalkan,” katanya.

Baca Juga :  Pemkot Denpasar Salurkan Paket Bantuan Sosial Kepada Wanita Rawan Sosial 

Selain pelayanan kesehatan, Bupati juga meninjau kondisi rumah warga kurang mampu. Bagi masyarakat yang belum dapat mengakses program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) karena status lahan yang digunakan merupakan tanah kas desa, Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan alternatif bantuan berupa penyediaan material bangunan melalui perangkat daerah terkait bersama pemerintah kecamatan.

Menurut Bupati, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menyeluruh dalam memutus rantai kemiskinan.

“Sejalan dengan cita-cita Presiden Prabowo untuk mengurangi angka kemiskinan, kami memulai langkah nyata dari desa. Salah satu penyebab masyarakat jatuh miskin adalah persoalan kesehatan. Karena itu, pencegahan dan pelayanan kesehatan harus hadir langsung di tengah masyarakat,” tegasnya.

Untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh pelayanan yang sama, Pemerintah Kabupaten Jember juga menyesuaikan pola layanan dengan kondisi geografis masing-masing wilayah. Di daerah yang sulit dijangkau kendaraan roda empat, seperti beberapa wilayah di Kecamatan Sumberbaru maupun Panti, tenaga kesehatan diterjunkan menggunakan kendaraan roda dua agar pelayanan tetap dapat menjangkau warga.

Bupati menegaskan bahwa keberhasilan Program Homecare bergantung pada sinergi lintas sektor yang melibatkan tenaga kesehatan, kader Posyandu, relawan sosial, pemerintah desa, hingga pemerintah kecamatan. Evaluasi rutin bersama kepala puskesmas dan camat juga terus dilakukan guna memastikan kualitas pelayanan semakin optimal.

“Kami ingin masyarakat, khususnya yang kurang mampu, benar-benar merasakan kehadiran pemerintah. Mereka harus merasa memiliki tenaga kesehatan yang siap datang ketika dibutuhkan. Selain layanan kesehatan, kami juga memberikan bantuan sembako sebagai penguat perlindungan sosial di luar program nasional seperti PKH dan BPNT,” pungkasnya.

Melalui integrasi pelayanan kesehatan berbasis kunjungan rumah, pendampingan ibu hamil dan balita, penanganan stunting, dukungan perbaikan hunian, serta penguatan bantuan sosial, Pemerintah Kabupaten Jember optimistis mampu mempercepat peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus mewujudkan pemerataan kesejahteraan hingga ke tingkat desa.
( erman)

Baca Juga :  Bupati Dan Wabup Ali Rahman Bersama Ketua IWO Way Kanan Sambut Kedatangan PW dan LBH IWO Lampung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here