
Balinetizen.com, Denpasar-
Kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan digitalisasi yang cepat dan aman membuat akselerasi digitalisasi di sektor perbankan saat ini berkembang pesat apalagi di era pandemi Covid-19. Guna mewujudkan kebutuhan masyarakat, Bank Aruna melakukan kolaborasi yang mencakup platform sharing kerjasama bank dalam ekosistem digital, dalam hal ini Bank Aruna bekerjasama dengan Komunal.

“Untuk mewujudkan kebutuhan ini, kami dan komunal berusaha membangun ekosistem keuangan digital yang kuat dan aman serta bertanggung jawab dan kami tentu sudah memikirkan litigasi resiko terhadap masalah dikemudian hari yang akan muncul,” ujar Anak Agung Raka Erna Dwajayani selaku Direktur Bisnis BPR Aruna dalam sambutanya di acara Digitalisasi BPR Aruna bersama Komunal Deposito BPR bertempat di Quest San Hotel Denpasar, Jumat (18/2).
Komunal adalah perusahan yang bergerak dalam bidang teknologi finansial yang telah memiliki badan hukum secara resmi di Indonesia. PT Komunal Sejahtera Indonesia lebih dikenal dengan PT KSI, tercatat dalam Otoritas Jasa Keuangan sebagai penyelenggara inovasi keuangan digital pada tahun 2021. Dengan demikian setiap kegiatan PT Komunal diawasi secara ketat oleh OJK, berdasarkan peraturan otoritas jasa keuangan tahun 2018 tentang inovasi keungan di sektor jasa keuangan.

“Komunal mengajak nasabah-nasabah dari BPR Aruna untuk melakukan pembukaan rekening secara digital, jadi disaat pandemi covid tidak usah lagi datang ke cabang namun bisa melakukanya dari mana saja,” ujar Albert Kurniawan selaku Vice President Marketing and Communication Komunal Indonesia.
Sebagai funding agent pertama untuk Deposito BPR, Komunal tercatat di Otoritas Jasa Kuangan, dan tokonya adalah BPR-BPR yang para deposan-nya bisa memilih BPR masing-masing.
“Cara kerjanya adalah yang jaman dulu masyarakat lakukan secara manual datang ke bank, secara datang fisik buka di costumer service. Sekarang masyarakat cukup lakukan dengan handphone atau dengan laptop dirumah. Uangnya akan tetap dikirim langsung melalui payment gateway,” tambah Albert.
Untuk mempermudah membuka deposito di BPR Aruna yang biasanya melakukan pembukaan deposito dengan cara fisik datang ke cabang, kini bisa membuka langsung melalui platform komunal. Untuk di BPR Aruna sendiri menyediakan dua produk dengan minimal 5.000.000 dengan tenor berbeda 1 bulan dan 3 bulan.

Keuntungan membuka deposito di BPR, BPR akan memberikan bunga yang lebih tinggi dari pada bank-bank Umum, “Kalau yang namanya perbankan, ada LPS dimana LPS ini menjamin sampai dengan suku bunga tertentu. untuk bank konvesional itu dijamin sampai 3,5% tapi di bank BPR ini masih bisa sampai 6% dan itu dijamin oleh pemerintah dan itu aman” ujar Albert.
Adapun harapan kedepanya Albert Kurniawan menjelaskan ingin membantu produk pertumbuhan ekonomi di Indonesia. BPR Aruna jelas dan bagus, sudah terkenal di Bali, tapi masih banyak BPR lain yang mungkin secara dana kurang, bagaimana mau menyalurkan kredit kalau tidak ada dana.
“Banyak sekali BPR mengalami kredit-kredit yang mau menyalurkan cuma kekurangan dana, ternyata BPR ini bisa mendapatkan dana dari mana saja. kalau kredit diperbankan hanya bisa menyalurkan kredit diwilayahnya tapi kalau dana bisa darimana saja. Karena itu kami buka semacam platform yang bisa membuat nasabah menaruh dana mereka ke BPR-BPR yang notabene aman. BPR yang masuk ke komunal akan diseleksi lebih lanjut oleh Komunal, tidak semua BPR bisa otomatis menjadi bagian dari platform komunal,” tambahnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Anak Agung Raka Erna Dwajayani. “Sharing platform ini kami harapkan sangat bermanfaat bagi kami Bank Aruna dan kepada nasabah kami sehingga dapat layanan keuangan digital yang aman dan cepat,” ujarnya.
Untuk bisa melakukan registrasi pembukaan deposito online bisa mengunjungi web https://depositobpr.id/ dan untuk tutorial mendaftar menjadi deposan di Komunal DepositoBPR bisa dilihat di vidoe ini https://www.youtube.com/watch?v=n5Jrh1O-Gfk
