Respon Cepat Temuan Kasus DBD, Puskesmas II Denpasar SelatanĀ  Lakukan Fogging Focus

0
204

Ket. Foto : Puskesmas II Denpasar Selatan melaksanakan giat fogging di Banjar Kelod, Kelurahan Renon dan Banjar Pekandelan, Desa Sanur Kaja menindaklanjuti temuan kasus DBD pada Sabtu, (4/2).Ā 

Balinetizen.com, Denpasar

Menindaklanjuti laporan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di dua lokasi di Kecamatan Denpasar Selatan yakni Banjar Kelod, Kelurahan Renon dan Banjar Pekandelan, Desa Sanur Kaja maka Pemerintah Kota Denpasar melalui Puskesmas II Denpasar Selatan melaksanakan giat fogging fokus di dua lokasi tersebut pada Sabtu, (4/2).

Kepala Puskesmas II Denpasar Selatan, dr. Ida Ayu Ketut Martini saat dihubungiĀ  mengatakan giat fogging di dua lokasi ini dilaksanakan oleh tim dari Puskesmas II Denpasar Selatan dibantu aparat lingkungan sekitar. Di Banjar Kelod Kelurahan Renon menindaklanjutiĀ  2 laporan kasus DBD dari rumah sakit Bali Mandara. “Setelah itu tim jumantik melakukan penyelidikan Epidemiologi keĀ  alamat yang di berikan oleh rumah sakit dan dikonfirmasi terdapat 2 kasus seperti yang di laporkan serta terdapat jentik di 5 tempat penampunganĀ  dari 20 rumah yang di periksa” ujarnya.

“Sementara giat fogging di Banjar Pekandelan Desa Sanur Kaja menindaklanjuti laporan 1 kasus DBD yang dilaporkan, setelah di lakukan pemeriksaan dikonfirmasi terdapat 2 kasus warga yang menderita panas dan ditemukan jentik di 1 tempat penampungan air dari 20 rumah yang di periksa” tambahnya.

dr. Ida Ayu Ketut Martini berharap agar masyarakat lebih waspada dan secara aktif melakukan 3 M plus sebagai cara pencegahan awal dari penyakit DBD. “Lebih intensif menjaga kebersihan lingkungan sekitar, dengan melakukan gotong royong menghilangkan tempat – tempat yang memungkinkan nyamuk berkembang biak seperti timbunan sampah plastik, pohon – pohon yang terlalu rimbun dan genangan air sebagai tempat nyamuk berkembang biak” ujarnya.

Baca Juga :  Kaling Diminta Kompak Sukseskan Jembrana Emas 2026

Sumber : Humas Dps

Editor : Radha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here