Kelian Desa Adat Bugbug Sebut Bakal Tiru Ngaben Kinembulan IWB Singaraja

0
189

 

Balinetizen.com, Buleleng

Kelian Desa Adat Bugbug, Karangasem Jero Nyoman Purwa Ngurah Arsana, ST berkunjung langsung ke
Gedung Serbaguna Kelurahan Kampung Anyar, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, pada Sabtu, 14 Oktober 2023. Hal ini dilakukan, guna melihat proses
upacara dan upakara Pengabenan Kinembulan III yang dilaksanakan Ikatan Warga Bugbug (IWB) Singaraja,

Al hasil, Jero Nyoman Purwa Ngurah Arsana menyatakan apresiasinya.

Menurutnya program empat tahunan IWB Singaraja sangat membantu masyarakat, dan juga telah mampu melaksanakan prosesi yadnya dalam kebersamaan.

“Kami prajuru dan juga para krama Desa Adat Bugbug menyambut baik pelaksanaan Pengabenan Kinembulan III yang dilaksanakan Ikatan Warga Bugbug Singaraja. Hal ini merupakan suatu usaha luar biasa yang dilakukan warga Bugbug yang ada di Singaraja ini. Artinya pengabenan ini merupakan contoh yang sangat membantu masyarakat, utamanya masyarakat yang selama ini tidak mampu untuk melaksanakan ngaben.” ujarnya

“Justru disaat kondisi seperti ini panitia dengan krama bugbug sendiri, melaksanakan suatu yadnya yang sangat luar biasa dirasakan dan akan dijadikan contoh buat krama-krama lainnya,” imbuh Jero Purwa Ngurah Arsana.

Dengan melihat langsung keberhasilan yang dilakukan IWB Singaraja, bahkan ada diantara masyarakat di Desa Bugbug juga turut serta melaksanakan pengabenan di Singaraja, maka Jero Arsana mengaku merencanakan melaksanakan ngaben massal di tahun mendatang di Desa Bugbug dengan meniru pelaksanaan pengabenan kinembulan.

“Saya selaku kelian desa berencana di tahun mendatang akan melaksanakan ngaben massal di Desa Bugbug.” ungkapnya

“Informasi yang saya dapatkan terkait pelaksanaan ngaben kinembulan ini, telah terjadi peningkatan peserta yang dari biasa menjadi tidak biasa, hal ini bagi saya luar biasa. Dalam artian peminat dan kesadaran masyarakat disini sudah semakin mengerti. Jadi tidak ada lagi istilah fanatisme dengan kondisi adat istiadat,” pungkas Jero Purwa Ngurah Arsana.

Baca Juga :  Wagub Cok Ace Matur Piuning Persiapan Pelaksanaan Piodalan Pertama Pasca Pandemi Covid-19 Pura Mandara Giri Semeru Agung Lumajang

Sementara itu Ketua IWB Singaraja, Gde Wisnaya Wisna menjelaskan bahwa pengabenan bersama yang dilakukan IWB Singaraja, merupakan program dua tahunan. Dan untuk pelaksanaan ngaben massal saat ini, sejatinya telah direncanakan di Tahun 2021 lalu, namun oleh karena terbentur pandemi covid-19, maka diwujudkan saat sekarang ini.

“Astungkare pengabenan Ini, sudah kami lakukan untuk yang ketiga kalinya. Dan sangat dirasakan sekali oleh masyarakat.

“Awalnya dilaksanakan di Tahun 2013, kemudian pelaksanaan yang kedua pada Tahun 2017 serta yang ketiga seharusnya di Tahun 2021. Namun lantaran adanya covid-19, maka pada Tahun 2023 baru bisa di laksanakan,” papar Wisnaya Wisna yang aktif sebagai anggota DPRD Buleleng dari Fraksi Hanura ini.

Wisnaya Wisna menerangkan, istilah nama Pengabenan Kinembulan merupakan simbolis dari warga yang melaksanakan yadnya secara bersama-sama.

“Kinembulan itu berasal dari kata kemulin atau bersama, dengan kata lain bergotong royong dari sisi biaya, tenaga dan pemikiran. Termasuk pihak ketiga yang ikut bersama dalam kegiatan ngaben massal ini,” tutupnya.

Sebagai rangkaian puncak acara Pengabenan Kinembulan III IWB Singaraja akan dilaksanakan pada Selasa, 17 Oktober 2023 dengan upacara puncak memargi ke setra dan kemudian juga dirangkaikan dengan upacara penyekahan pada Kamis 19 Oktober 2023 serta rangkaian akhir dilakukan pada Jumat 20 Oktober 2023 dengan penyida karya, meajar-ajar ring kahyangan desa serta ngelinggihan dewata di masing-masing merajan. GS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here