Balinetizen.com, Jembrana
Sejumlah barang diduga milik para korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya dilakukan indentifikasi oleh tim identifikasi Satreskrim Polres Jembrana. Kegiatan pendataan dan klasifikasi barang dilakukan di Posko Kemanusian di RSU Negara, Sabtu (5/7/2025).
Pantauan di lokasi, beberapa petugas nampak sibuk merapikan barang-barang hasil temuan. Setelah dikelompokkan, barang kemudian dikemas dimasukan ke dalam beberapa kantong plastik barang bukti. Selanjutnya setiap bungkus plastik diberikan penomoran dan keterangan sesuai tanggal penemuan.
Dengan menggunakan mobil operasional Provos Polres Jembrana barang-barang tersebut sekitar pukul 10.57 WITA kemudian dibawa ke Posko Pengaduan di Kantor ASDP Pelabuhan Gilimanuk untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Barang-barang tersebut umumnya di temukan di pesisir Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara kurang lebih 20 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk.
Barang-barang yang ditemukan diantaranya dua pelampung atau ring buoy, 12 life jaket, pakaian, handphone dan alat elektronik, perlengkapan mandi, Playstation beserta stick. Barang-barang itu ditemukan pada tanggal 3 dan 4 Juli 2025.
“Sampai hari ini belum ada yang meminta informasi. Semuanya barang bukti dibawa ke Gilimanuk. Diserahkan ke posko,” ujar seorang petugas di lokasi.
Diberitakan sebelumya KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam dalam pelayaran dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur menuju ke Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Kamis (3/7/2025) dini hari waktu WITA.
Saat kejadian dalam manifest tercatat mengangkut 53 penumpang, 12 ABK dan 22 kendaraan termasuk 14 kendaraan truk tronton. (Komang Tole)

