Pemkab Buleleng Kembali Gelar Bulfest Dengan Tema Utama ‘The Mask Of Buleleng’

0
147

 

Balinetizen.com, Buleleng

Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Buleleng Festival (Bulfest) 2025 yang direncanakan akan digelar pada bulan Agustus 2025 mendatang dengan tema utama ‘The Mask Of Buleleng’ (Topeng Leluhur, Jiwa Buleleng).

Persiapan tersebut ditandai dengan digelarnya rapat yang dipimpin langsung Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, didampingi Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna dan Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng Gede Suyasa, di Ruang Rapat Lobby Kantor Bupati Buleleng, pada Senin (7/7/2025).

Rapat ini menjadi langkah awal untuk menyatukan visi dan koordinasi lintas perangkat daerah untuk suksesnya pelaksanaan Bulfest di Tahun 2025 ini.

Dalam arahannya, Bupati Sutjidra menekankan pentingnya penyusunan konsep acara yang matang dan menarik, mulai dari susunan acara, penataan panggung, hingga pemilihan kesenian tradisional khas Buleleng maupun nasional yang nantinya akan ditampilkan.

“Buleleng Festival bukan hanya ajang hiburan, tapi juga ruang ekspresi budaya dan promosi potensi lokal Buleleng. Semuanya harus dipersiapkan secara komprehensif, mulai dari seni tradisional, modern dan populer, agar gaungnya bisa lebih luas,” ucapnya.

Rencananya, Bulfest 2025 akan digelar mulai tanggal 18 – 23 Agustus 2025 dengan menampilkan perpaduan atraksi budaya tradisional lokal Buleleng, modern dan populer. Selain itu, layout panggung dan venue akan dirancang lebih representatif, agar dapat mengakomodasi seluruh kegiatan secara maksimal.

Untuk menambah kenyamanan dan aksesibilitas pengunjung, Pemkab Buleleng juga akan merancang untuk mencarter 60 unit bemo dan dokar yang akan beroperasi secara gratis selama Buleleng Festival berlangsung. Transportasi lokal tersebut akan mengantar jemput pengunjung dari titik-titik strategis di wilayah Kota Singaraja menuju lokasi utama Bulfest yang rencanya akan dipusatkan di Tugu Singa Ambara Raja sebagai titik 0 kota Singaraja.

Baca Juga :  Duta Seni Jembrana Tampilkan Fragmentari Calonarang Hari Jadi ke-1144 Kota Kediri

“Langkah ini tidak hanya untuk kenyamanan pengunjung, tetapi juga menjadi bentuk pemberdayaan bagi para kusir dokar dan sopir bemo lokal agar mereka turut merasakan manfaat dari perputaran ekonomi selama Bulfest berlangsung,” tegas Bupati Sutjidra.

Melalui rapat awal ini, masing-masing perangkat daerah yang terlibat diberikan tugas menyusun rencana teknis dan kebutuhan pendukung demi kelancaran pelaksanaan acara besar yang selalu dinanti-nanti masyarakat. Selain panggung utama di Titik 0 Tugu Singa Ambara Raja, juga terdapat beberapa titik stage/panggung lainnya. Diantaranya di Puri Kanginan, Sasana Budaya, Laksmi Graha serta RTH Rumah Jabatan Bupati Buleleng.

“Bulfest 2025 diharapkan menjadi momentum penting dalam memajukan pariwisata, memperkuat identitas budaya, serta menggerakkan roda perekonomian daerah melalui peran aktif UMKM dan masyarakat,” pungkasnya. GS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here