ICMI Badung Bahas Program Kerja dan UMKM di Silakda 2025

0
538

 

 

Balinetizen.com, Badung 

Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Badung menggelar Silaturahmi Kerja Daerah (Silakda) 2025 di Ruang Sidang Madya Gosana, Kantor DPRD Badung, Minggu (3/8/2025). Kegiatan ini bertujuan menyusun program kerja strategis dan membentuk organisasi tingkat kecamatan (Orsat), sebagai upaya memperkuat kontribusi nyata ICMI di masyarakat.

Ketua ICMI Orwil Bali, Farida Hanum Ritonga, menekankan pentingnya penyusunan program kerja yang tidak hanya internal, namun juga bersinergi dengan pihak eksternal. Ia mencontohkan program prioritas seperti pengelolaan sampah berbasis sumber (PSBS) yang digaungkan Ni Putu Putri Suastini Koster, istri Gubernur Bali.

“Program kerja harus melalui kajian mendalam dan bisa mendukung terciptanya masyarakat yang maju, adil, dan sejahtera,” ungkap Farida. Ia juga menyoroti perlunya pembinaan UMKM secara inklusif, tanpa memandang suku, agama, ras, maupun golongan (SARA), demi mendorong pemerataan ekonomi di Bali.

Dalam sambutannya, Ketua ICMI Orda Badung Mohammad Thoha menekankan tiga prinsip dasar kerja organisasi, yaitu: semangat karyawan, relawan, dan amalan. Ia mengajak seluruh pengurus untuk berkontribusi secara ikhlas tanpa mengharapkan imbalan.

“Organisasi ini bukan tempat mencari keuntungan pribadi, melainkan wadah pengabdian dan kontribusi untuk umat dan masyarakat,” tegas Thoha. Ia juga mengutip Surah Adz-Dzariyat ayat 56 sebagai pengingat bahwa semua aktivitas seharusnya diniatkan sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT.

Ketua Panitia Silakda, Rahmat Gunawan, menyampaikan tema kegiatan tahun ini: “ICMI Merawat Kebhinekaan, Membangun Badung, dan Sambut 80 Tahun Indonesia Merdeka.” Tema ini diimplementasikan dalam sidang pleno melalui dua komisi yang merumuskan delapan program utama, yaitu:

Penyuluhan dan pelayanan kesehatan untuk masyarakat Badung.

Edukasi rumah tangga tentang pengolahan limbah dapur.

Kerja sama dengan BNNK dan Polres Badung dalam edukasi remaja terkait pergaulan dan seks bebas.

Baca Juga :  KPK Ingatkan Parpol Tidak Usung Calon Kepala Daerah Rekam Jejak Buruk

Penyuluhan hukum bersama LBH ICMI Orwil Bali.

Job Fair bersama Dinas Tenaga Kerja untuk membuka peluang kerja.

Kerja sama dengan lembaga keuangan guna mendukung UMKM.

Peningkatan wawasan ekonomi digital pemuda bersama Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Penyuluhan dan pendampingan UMKM.

Silakda 2025 juga mendapat dukungan dari instansi pemerintahan dan tokoh lintas agama. Kepala Badan Kesbangpol Badung, I Nyoman Suendi, menyambut baik sinergi antara lembaganya dan ICMI, khususnya dalam upaya pencegahan narkoba di kalangan remaja. Ia bahkan menawarkan kolaborasi program Bunda Antinarkoba Kabupaten Badung, yang diketuai Ny. Rasniathi Adi Arnawa.

Sementara itu, Sekretaris Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Badung, I Wayan Sukarya, mengapresiasi semangat ICMI dalam menjaga kebhinekaan. Ia menekankan bahwa dalam merawat kerukunan umat beragama, semua kelompok—besar maupun kecil—harus dirangkul.

“Masalah di Badung harus diselesaikan dengan bahasa kebhinekaan, bahasa kerukunan,” ujarnya. Ia mengingatkan bahwa indeks kerukunan umat beragama di Badung sudah tinggi, dan harus dijaga bersama agar tidak menurun.

Dengan landasan semangat kebersamaan dan pengabdian, Silakda 2025 diharapkan melahirkan program kerja yang membumi, inklusif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Badung.(rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here