PHDI Pemurnian Pusat Gelar Pesamuhan Agung Sabha Sulinggih, Teguhkan Pelestarian Dresta Bali dan Nusantara

0
229

 

Balinetizen.com, Denpasar

PHDI Pemurnian Pusat melaksanakan Pesamuhan Agung Sabha Sulinggih pada Sabtu (27/12/2025) di Griya Angkasa, Denpasar. Kegiatan ini digelar sebagai wujud komitmen dalam melestarikan serta meneguhkan ajaran-ajaran Hindu, khususnya dresta Bali dan dresta Nusantara, agar tetap relevan dan menjadi pedoman bagi umat Hindu di berbagai daerah.

Ketua Sabha Walaka PHDI Pemurnian Pusat, I Gede Alit Widana, mengatakan bahwa pelaksanaan pesamuhan memiliki makna strategis, tidak hanya sebagai forum musyawarah, tetapi juga sebagai ruang penyamaan persepsi antarsulinggih mengenai nilai-nilai tattwa, susila, dan upakara dalam kehidupan beragama.

“Pesamuhan Agung ini bertujuan untuk menjaga dan melestarikan ajaran-ajaran agama Hindu, baik dresta Bali maupun dresta Nusantara, agar dapat menjadi pedoman bagi generasi muda dan rekan-rekan di Sabha Walaka,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan dresta dan tradisi keagamaan perlu dijaga secara konsisten, terlebih di tengah perkembangan zaman dan dinamika sosial yang berpotensi memunculkan pergeseran nilai. Karena itu, forum pesamuhan dipandang penting sebagai sarana klarifikasi, penguatan pemahaman, sekaligus penyatuan sikap di kalangan para sulinggih.

Ia menambahkan, salah satu agenda pembahasan pesamuhan juga berkaitan dengan penyeragaman panduan pelaksanaan upacara keagamaan, terutama menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang akan diperingati pada Maret 2026 mendatang.

“Melalui pesamuhan ini, kami ingin menyatukan pandangan para sulinggih agar tercipta keseragaman, terutama dalam tata pelaksanaan upacara Hari Raya Nyepi yang akan datang,” jelasnya.

Pesamuhan Agung diharapkan mampu menghasilkan rumusan keputusan dan pedoman bersama yang dapat diterapkan secara berkesinambungan oleh umat Hindu di berbagai wilayah. Dengan demikian, nilai-nilai kearifan lokal tetap terjaga, namun tetap selaras dengan perkembangan masyarakat modern.

Hasil keputusan pesamuhan nantinya akan menjadi rujukan bagi pelaksanaan upacara keagamaan Hindu agar berjalan lebih terarah, selaras, dan konsisten, serta memperkuat rasa persatuan umat dalam bingkai tradisi dan spiritualitas.(RED -MB)

Baca Juga :  Lakalantas OC, Truk Muat Tepung Terguling di Pekutatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here