Balinetizen.com, Badung
Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan terdampar di kawasan Pantai Savaya, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, pada Minggu (19/4/2026) sore.
Informasi penemuan jasad tersebut pertama kali diterima oleh petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sekitar pukul 17.10 WITA dari anggota Polsek Kuta Selatan.
Menindaklanjuti laporan itu, sebanyak tiga personel SAR langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan proses evakuasi.
Proses evakuasi melibatkan unsur gabungan, di antaranya Polsek Kuta Selatan, Bhabinsa Desa Pecatu, Linmas Desa Pecatu, petugas ambulans Banser, serta masyarakat setempat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menjelaskan bahwa proses evakuasi berjalan cukup sulit. Hal ini disebabkan oleh medan menuju lokasi jasad yang terjal, dengan kondisi batu karang tajam serta akses yang terbatas.
“Jenazah dibawa secara manual dengan melewati medan curam hingga bisa dibawa naik ke atas,” ujarnya, dalam keterangan resminya Minggu (19/4) malam.
Selain kondisi medan yang berisiko, proses evakuasi juga harus dilakukan dengan ekstra hati-hati karena berlangsung saat kondisi mulai gelap dengan pencahayaan yang minim.
Setelah melalui upaya yang cukup panjang, tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi jasad korban sekitar pukul 19.40 WITA.
Selanjutnya, jenazah tanpa identitas tersebut dibawa menggunakan ambulans menuju RSUP Prof. Ngoerah untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga saat ini, identitas korban masih belum diketahui dan pihak berwenang masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian.
(Jurnalis : Tri Widiyanti)

