Roadshow AFC di Jember Tekankan Edukasi Kesehatan dan Antisipasi Miskomunikasi Produk

0
52

Balinetizen.com, Jember –

 

Asayama Family Club kembali menggelar kegiatan roadshow di Hotel Aston Jember pada Minggu, 3 Mei 2026. Agenda ini difokuskan pada sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait produk kesehatan berbasis non-kimia serta peluang usaha yang ditawarkan perusahaan.

General Manager AFC, Nicolas Rampisela, mengatakan kehadiran langsung manajemen di berbagai daerah menjadi langkah penting untuk meminimalisasi kesalahan informasi di masyarakat. Ia menyoroti potensi munculnya klaim berlebihan atau penyampaian yang tidak sesuai terkait produk jika tidak dilakukan pengawasan langsung.

“Jika manajemen tidak turun, kami khawatir terjadi miskomunikasi, baik dalam bentuk overclaim maupun penyampaian yang tidak tepat,” kata Nicolas usai kegiatan.

Menurut dia, AFC secara rutin menggelar roadshow di sekitar 240 kota di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua. Selain memberikan edukasi, kegiatan ini juga bertujuan mendukung peningkatan ekonomi para anggota jaringan.

Nicolas menilai pendekatan langsung masih relevan, terutama di daerah yang belum sepenuhnya efektif dijangkau melalui sistem digital. Dalam setiap kegiatan, AFC juga melibatkan tenaga medis untuk memberikan penjelasan terkait fungsi produk.

“Tidak semua wilayah efektif dengan pendekatan online. Karena itu, kami hadir langsung untuk menjelaskan fungsi produk, alasan harga, serta perannya dalam mendukung pemulihan kesehatan,” ujarnya.

AFC disebut sebagai perusahaan farmasi non-kimia asal Jepang yang telah beroperasi lebih dari dua abad. Di Indonesia, perusahaan ini mulai berkembang sekitar delapan tahun terakhir dan kini memiliki jutaan anggota.

Namun, pertumbuhan bisnis di tiap daerah berbeda. Nicolas mencontohkan wilayah Jember yang menunjukkan perkembangan relatif stabil, meskipun tidak secepat kota besar seperti Surabaya.

Terkait harga produk yang berkisar antara Rp1,8 juta hingga Rp1,95 juta, ia menilai persepsi mahal bersifat relatif dan bergantung pada kondisi ekonomi masyarakat serta kebutuhan kesehatan, khususnya bagi penderita penyakit kronis.

Baca Juga :  Sambut Ramadhan Penuh Berkah, PLN Sediakan Takjil dan Makan Gratis untuk Buka Bersama di Musholla Al Muttaqin Denpasar

“Dalam konteks kesehatan, terutama penyakit kronis, biaya pengobatan memang tidak murah,” katanya.

Nicolas juga menegaskan bahwa produk AFC tidak dimaksudkan sebagai pengganti pengobatan medis, melainkan sebagai pelengkap. Ia menyebut perusahaan mengedepankan kolaborasi dengan tenaga medis guna memastikan penggunaan produk tetap sesuai dengan kaidah kesehatan.

“Kami bukan pengganti medis. Kami melengkapi, dan berjalan bersama dokter,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, AFC berharap masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kesehatan dan dapat mengambil keputusan yang tepat dalam upaya menjaga kondisi tubuh.
( erman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here