Buntut Temuan Narkoba di Lapas, Kalapas Kerobokan Hudi Ismono Dinonaktifkan

0
421

Ket Foto : Kalapas Kerobokan Hudi Ismono dinonaktifkan buntut temuan narkoba di Lapas Kerobokan (ist)

 

Balinetizen.com, Badung

 

Jaringan peredaran narkoba di dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan, Bali kembali terbongkar. Temuan ini didapat dari inspeksi mendadak (sidak) yang digelar Direktorat Pengamanan dan Intelijen (Ditpamintel) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) pada 20 Mei 2026 pukul 02.00 WITA dini hari.

Buntut dari sidak tersebut, Kepala Lapas Kerobokan Hudi Ismono dinonaktifkan dari jabatannya. Kakanwil Ditjenpas Provinsi Bali, Decky Nurmansyah, menegaskan status Hudi bukan dicopot melainkan dinonaktifkan untuk kepentingan pemeriksaan.

“Lebih tepatnya di Non Aktifkan,” tegas Decky saat dikonfirmasi Minggu, 24/5/2026.

Decky menyebut saat ini Hudi beserta sejumlah pegawai/sipir Lapas Kerobokan masih dalam proses pemeriksaan intensif oleh Direktur Pamintel dan Direktur Kepatuhan Internal Ditjenpas, bersama Polda Bali.

“Mohon maaf nggih. Saya akan membuat pernyataan begitu saya diijinkan nggih. Namun yang bisa share info bahwa sampai saat ini Ka Lapas dan pegawai masih dalam pemeriksaan,” jelas Decky.

Sidak menyeluruh yang menyasar blok hunian dan warga binaan Lapas Kerobokan berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang. Barang bukti yang disita antara lain berbagai jenis narkotika, telepon genggam, dan minuman keras.

Usai penggeledahan, Ditjenpas langsung melaporkan temuan ke Polda Bali pada 20 Mei 2026 sekitar pukul 17.00 WITA. Polda Bali merespons dengan mengutus Direktur Narkoba beserta tim untuk menerima pengaduan dan serah terima barang bukti.

Terkait detail jumlah dan berat narkoba yang disita, Decky belum bisa membuka ke publik.

“Sedang pendalaman nggih seperti keterangan di atas, nanti akan disampaikan kemudian,” ungkapnya, Jumat 22/5/2026 lalu.

Decky memastikan Ditjenpas telah berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) untuk pengembangan lanjutan secara masif di Lapas terbesar di Bali itu.

Baca Juga :  Sekda Alit Wiradana Buka Pesangkepan MDA Kota Denpasar

Kasus ini bukan yang pertama terjadi di Lapas Kerobokan. Peredaran narkoba di dalam lapas memang sudah lama jadi sorotan. Sepanjang Hudi Ismono menjabat sebagai Kalapas sejak 22 Januari 2025, tercatat belum pernah ada kegiatan sidak narkoba hingga operasi Ditpamintel ini digelar.

Kini aparat berupaya membersihkan peredaran narkoba di Lapas Kerobokan hingga ke akar-akarnya. Publik menanti apakah pengungkapan ini akan benar-benar memutus jaringan narkoba di dalam lapas, atau kembali “tertidur” seperti sebelumnya.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here