Balinetizen.com, Jembrana
Partai Gerindra Jembrana mulai unjuk kekuatan dalam Pilkada Jembrana 2020. Tidak ingin hanya sebagai penggembira, partai pemenang ketiga pada Pemilu 2019 lalu mulai melirik kursi N 1 (Bupati Jembrana). Untuk mencapainya, partai besutan Prabowo pun telah melakukan komunikasi politik.
“Untuk bakal calon bupati (Bacabup) kami sudah menyiapkan calon. Nanti diputuskan oleh Partai (Ketua Partai Gerindra)” ujar Ketua Fraksi Gerindra Ketut Sadwi Darmawan ditemui di Gedung DPRD Jembrana, Senin (6/1).
Terkait siapa yang akan ikut bertarung, Fraksi Gerindra memiliki pandangan siapapun bisa. Karena pihaknya memberikan kesempatan kepada tokoh-tokoh di Jembrana untuk maju menjadi bakal calon bupati pada Pilkada Jembrana 2020.
Disini pihaknya baru melihat hanya PDIP satu-satunya partai yang berhak dan sudah memiliki calon tetap. Bahkan dari isu yang sudah beredar, PDIP telah mencalonkan kader terbaiknya menjadi calon bupati (Cabup) adapah Pak Kembang.
Pak Kembang (Ketua DPC PDIP Jembrana, I Made Kembang Hartawan) yang notabene banyak pengalaman dimana 10 tahun menjadi Ketua DPRD Jembrana dan Wakil Bupati Jembrana sehingga tahu persis keadaan Jembrana.
Lalu bagaimana dengan partai lain, tentu menurutnya, berhak yakni dengan cara berkoalisi untuk mencalonkan kader kader terbaiknya. Terkait nanti siapa yang berhasil atau tidak berhasil, itu persoalan lain.
Namun lanjutnya, terkait dengan keberhasilan pemerintah daerah, itu ada dua yakni eksekutif dan legislatif. Sebagai legislatif tentu tidak akan melihat siapa atau partai yang mengusungnya.
“Disini kami sebagai legislatif, siapapun (bupatinya) kalau memang harus dikritisi ya dikritisi. Karena peran legislatif sebagai kontrol. Kalau benar, apa salah kami mendukung. Ini sikap fraksi Gerindra” tandasnya.
“Kembang umpamanya. Kalau komit dan mampu untuk merubah Jembrana ingin berubah apa salahnya kita dukung” imbuh Sadwi.
Untuk calon dari Partai Gerindra kata Sadwi, partai masih mengodok kader-kader terbaiknya untuk bisa diajukan ke koalisi. “Sampai saat ini partai belum mengajukan. Yang mengajukan dan siapa yang diajukan itu hak partai” jelasnya.
Ditanya apakah itu berarti Fraksi Gerindra mendukung Kembang dalam Pilkada Jembrana 2020, Sadwi mengatakan apa salahnya. Namun yang pasti pihaknya akan mendukung calon dari Partai Gerindra sendiri.
Dari hasil rapat-rapat intern partai sambungnya, ada dua nama yang muncul dan masih digodok untuk selanjutnya nanti diusulkan yakni Ketua DPC Partai Gerindra Jembrana Kadek Darma Susila dan Ketut Sadwi Darmawan untuk bisa ikut berkompetisi di koalisi memperebutkan posisi satu (calon bupati).
“Tentu kita akan mendukung calon dari partai sendiri. Tapi kalau tidak ada, apa salah Fraksi Gerindra mendukung Kembang” tegasnya kembali.
Karena menurutnya, untuk membangun Jembrana dibutuhkan kebersamaan. Lagi pula selama dua periode kepemimpinan PDIP, apa yang disuarakan Fraksi Gerindra untuk kebaikan dan kesejahteraan masyarakat sudah dilakukan.
“Suara kami meningkat. Ini membuktikan bahwa program partai yang disuarakan melalui kemampuan masing-masing anggota fraksi dalam memfasiltasi kepentingan masyarakat berjalan dengan baik. Lalu apa salah” pungkasnya. (Komang Tole)

