Balinetizen.com, DenpasarÂ
Alunan tembang-tembang lawas yang dibawakan oleh Balawan dan sejumlah musisi Bali lainnya menjadi terdengar begitu apik dan sensasional di panggung Hybrid Drive in Concert saat Simulasi Protokol Kesehatan Konser Outdoor di Gong Perdamaian Kertalangu, Selasa (18/8/2020) malam. Semuanya penonton dan penyelenggara merasa puas dengan sensasi baru dan berbeda meskipun menonton musik dari dalam mobil di era tanpa sentuhan phisik dan menghindari kerumunan.
“Menonton pertunjukan musik dari dalam mobil memang menjadi suatu alternatif pilihan yang coba kami tawarkan sebagai solusi, tentunya tak hanya musik namun bisa juga pertunjukan-pertunjukan lainnya seperti tarian, drama kolosal bahkan pemutaran film bioskop (Drive in theater) seperti di era tahun 70-an di Taman Impian Jaya Ancol Jakarta dimana waktu itu orang dapat menonton bioskop dari mobil sambil makan popcorn dengan keluarga, teman ataupun pacar,” kata Grace Jeanie, Ketua DPD IVENDO (Dewan Industri Event Indonesia) Bali.
Sejak April 2020, IVENDO telah membuat serangkaian diskusi untuk menyusun manual panduan pelaksanaan event yang merujuk pada protokol kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan. Mulai dari sisi event supplier (produksi), event organizer hingga pengisi acara serta crowd control-nya.
Kini, rancangan manual panduan protokol kesehatan event tersebut dijadikan simulasi sebelum menjadi sebuah Dynamic Operating Procedure (DOP) berbentuk Hybrid Drive in Concert yang mengkolaborasikan antara offline dan online system dalam sebuah kegiatan festival.
Kegiatan ini pertama kali di Bali yang diselenggarakan oleh lebih dari 50 industri event mulai event organizer, event supplier (dekorasi, sound system, lighting, dan lainnya), musisi dan MC. Selain itu, juga melibatkan UKM kuliner, tenaga medis hingga media serta para stakeholder pariwisata sebagai peserta simulasi layaknya sebuah kegiatan pada umumnya.
Perlu diketahui, acara ini melibatkan sekitar 70 mobil undangan terbatas dengan kapasitas maksimum 4 orang atau menempati 50% kapasitas area Gong Perdamaian. Para undangan ini bukan hanya menyaksikan pertunjukan di atas panggung, melainkan juga menjadi pelaku simulasi.
Kegiatan simulasi ini dihadiri oleh jajaran pemerintah, DPRD provinsi Bali dan pemkot Denpasar serta para stakeholder pariwisata diantaranya Ketua Ketua Bali Tourism Board Ida Bagus Agung Partha Adnyana, Ketua Bali MICE Forum, perwakilan dari sejumlah stakeholder pariwisata lainnya. Acara ini di buka oleh Wakil Gubernur Bali Cokorda Oka Artha Ardhana Sukawati.
Barangkali yang perlu menjadi catatan adalah kedepan, masih diperlukannya suatu tempat penyelenggaraan dengan kapasitas mobil yang lebih luas dan jika perlu dilakukan simulasi yang berkala dengan tema pertunjukan yang berbeda dengan cakupan internet hotspot area secara gratis dan diberikan password kata kuncinya didalam barcode ticket.
“Secara teknis, simulasi yang pertama kali dilakukan di dunia ini telah berjalan dengan baik dan bisa menjadi acuan role model sebagai solusi menonton pertunjukan di era pandemi covid-19, namun perlu berbagai penyempurnaan, dan semuanya dimulai dari Bali,” kata salah satu teman media mengapresiasi. (hd)

