Balinetizen.com, JembranaÂ
Kapolda Bali Irjen Pol. Drs Putu Jayan Danu Putra melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Polres Jembrana, Jumat (4/12) siang.
Dalam kunjungannya, Kapolda Bali didampingi sejumlah perwira diantaranya Dir Reskrimum Kombes Pol Dodi Rahmawan, Kabidkum Kombes Pol Gst Ngurah Rai Mahaputra dan Kabid Humas Kombes Pol. Syamsy.
Kepada awak media Kapolda Bali Irjen Pol. Drs Putu Jayan Danu Putra mengatakan maksud kedatangannya dalam rangka mengecek kesiapan pengamanan pilkada dengan tujuan agar pilkada bisa berjalan dengan baik, lancar dan aman.
Namun lanjutnya ada yang lebih penting adalah mematuhi protokol kesehatan (prokes) sebagai antisipasi munculnya klaster baru dari pilkada. Karena pilkada sekarang memiliki kekhasan yakni mematuhi protokol kesehatan (prokes).
“Saya sudah wanti-wanti petugas harus mematuhi protokol kesehatan. Ini prioritas kita. Jangan sampai pilkada menjadi klaster baru. Mudah-mudahan ini tidak terjadi” tegas Kapolda Bali, Jumat (4/12).
Selain itu petugas juga harus mampu memberikan bimbingan dan menghimbau masyarakat atau warga yang akan menyalurkan hak pilihnya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.
Masyarakat juga dihimbau untuk tidak takut datang ke TPS menyalurkan hak pilihnya pada tanggal 9 Desember sesuai jam yang sudah ditentukan. “Gunakan hak pilih dengan baik. Jangan takut untuk datang ke TPS” himbau Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra didampingi Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa.
Anggota menurutnya sudah berulang kali diingatkan agar jangan pernah lelah untuk menghimbau dan memgingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).
Terkait pengamanan di TPS menurutnya akan dijaga atau ditempatkan minimal satu sampai dua orang anggota. Dan dalam pengamanan pihak Kepolisian juga bersinergi dengan TNI sesuai dengan pembagian tugas masing-masing.
Kapolda Bali juga menekankan bahwa aparat keamanan, baik Polri maupun TNI dalam pilkada ini netral dan tidak memihak kepada salah satu pasangan calon (paslon). Termasuk dalam bentuk pernyataan maupun sikap.
“Sudah kita antisipasi. Anggota sudah saya ingatkan” tegasnya.
Kapolda Bali juga menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir adanya ormas atau premanisme. Bahkan akan mengambil tindakan tegas. “Tadi sudah saya sampaikan, begitu ada embrio ambil tindakan hukum” tandasnya.
Masyarakat juga dihimbau untuk tidak takut melaporkan jika mengetahui adanya ormas yang menimbulkan keresahan di masyarakat. “Masyarakat jangan takut melaporkan. Akan kita tindak tegas sesuai aturan” pungkas Kapolda Bali.
Dalam kunjungannya ke Polres Jembrana, Kapolda Bali Irjen Pol. Drs Putu Jayan Danu Putra juga berkesempatan menyerahkan batuan sembako kepada buruh Pasar Umum Negara. (Komang Tole)

