Satu Korban Tenggelam di Sungai Yeh Mekecir Ditemukan Tim SAR

0
336
Tim gabungan melibatkan Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jembrana berhasil menemukan Gusti Komang Suka Suarsana (20).

Balinetizen.com, Jembrana-

 

Tim gabungan melibatkan Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jembrana berhasil menemukan Gusti Komang Suka Suarsana (20), korban tenggelam di sungai. Sedangkan adiknya Gusti Ketut Budiana (17) hingga pencarian dihentikan Sabtu (2/1) sore belum ditemukan.

Kedua korban saudara kandung ini tenggelam Jumat (1/1) Kemarin saat mandi di Sungai Yeh Mekecir yang memisahkan Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo dengan Desa Dangintukadaya, Kecamatan Jembrana.

Setelah ditemukan jenasah korban (Gusti Komang Suka Suarsana) dari informasi langsung dibawa ke rumah duka di Banjar Kepuh, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo.

Kordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jembrana Dewa Putu Hendri Gunawan, Sabtu (2/1) mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 10.10 ketika melakukan penyelaman yang keempat kalinya.

“Pencarian di hari kedua ini tim gabungan baru menemukan satu korban. Pencarian kita lanjutkan besok” ujar Dewa Hendri.

Korban menurutnya ditemukan di kedalaman sungai sekitar 7 meter dengan kondisi medan yang cukup sulit. Pencarian terhadap korban tenggelam lainnya terus dilakukan. Namun hingga sore korban belum ditemukan.

Diberitakan sebelumnya korban yang merupakan kakak adik ini tenggelam di sungai Yeh Mekecir, Jumat (1/1) kemarin sekitar pukul 09.00 Wita. Saat itu keduanya mandi bersama dua rekan lainnya.

Kakak adik ini mandi di sungai yang dikenal dalam, sedangkan dua rekannya mandi dialiran sungai yang agak dangkal. Saat mandi itu, kedua korban sempat naik dan kemudian menceburkan diri ke dalam sungai.

Karena tidak muncul-muncul ke permukaan air, kedua rekannya mulai curiga dan panik. Kejadian itu selanjutnya disampaikan ke warga yang lain.

Sebelum mandi di sungai, mereka sempat manggang sate tidak jauh dari lokasi tenggelam untuk merayakan tahun baru. Pencarian terhadap kedua korban juga dilakukan secara niskala. Warga setempat juga membunyikan kulkul di sekitar lokasi korban tenggelam. (Komang Tole)

Baca Juga :  Komisi I datangi kediaman Jenderal Andika untuk verifikasi faktual

 

Editor : Mahatma Tantra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here