Anjing Liar Gigit 8 Warga Melaya, Korban Sudah Diberikan VAR

0
195

Ilustrasi

Balinetizen.com, Jembrana

Kasus gigitan anjing kembali terjadi di Kabupaten Jembrana. Sedikitnya ada delapan warga Banjar Sumbersari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya digigit anjing liar.

Dari informasi kasus gigitan anjing liar terjadi, Minggu (1/6/2025). Satu persatu warga secara tiba-tiba diserang anjing liar. Warga yang digigit anjing liar umumnya mengalami luka di bagian kaki belakang.

Warga sudah mendatangi Puskesmas terdekat dan telah mendapatkan penanganan vaksin anti rabies (VAR) tahap I. Mereka juga telah menerima jadwal untuk mendapatkan VAR tahap selanjutnya. Sementara Hewan penular rabies (HPR) tersebut sudah ditemukan dan telah diambil sampel otak untuk selanjutnya diuji di laboratorium Balai Besar Veteriner (BB-Vet) Denpasar.

“Kejadiannya kemarin. Dari pengakuan warga, anjing yang menggigit berwarna hitam kombinasi putih,” ujar Bendesa Adat Melaya, I Ketut Subanda, Senin (2/6/2025).

Menurutnya anjing liar yang menggigit delapan warganya secara tiba-tiba itu sudah tergolong dewasa. “Anjing juga menggigit seekor kucing,” imbuhnya. “Setelah kita laporkan, petugas sudah datang ke lokasi untuk pengambilan sampel otaknya,” jelasnya.

Disebutnya delapan warga yang tergigit anjing liar sudah diberikan VAR. Sedangkan kucing yang diserang juga telah diamankan. “Ini pelajaran. Mudah-mudahan anjing yang menyerang tidak positif rabies,” harapnya.

Sementara itu, Plt Kabid Keswan-Kesmavet, Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Gede Putu Kasthama, membenarkan peristiwa tersebut.
“Sudah ditangani dan diambil sampel otaknya. Selanjutnya kita kirim ke BBVet untuk diuji lab,” sebutnya. (Komang Tole)

Baca Juga :  Denpasar dan  Badung Wajib Laksanakan Instruksi Mendagri  tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Covid-19

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here