Antrean Panjang Membawa Duka, Pemudik Meninggal Usai Pingsan dalam Bus

0
511

 

Balinetizen.com, Jembrana

Suasana duka mewarnai arus mudik Lebaran di kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Rabu (18/302026) pagi. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Kebumen, Jawa Tengah dilaporkan meninggal dunia.

Korban dari informasi diketahui sempat pingsan di dalam bus saat bus yang ditumpanginya mengantre menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Danyon C Pelopor, Kompol I Nyoman Supartha Wiryadarma, membenarkan kejadian tersebut. Korban bernama Rukmini Pamurasih (39) merupakan menumpang bus Tami Jaya AB 7991 AS jurusan Denpasar – Jawa Tengah. “Saat menumpang bus, korban diketahui seorang diri tidak bersama keluarga,” ujarnya.

Dari informasi yang didapat, korban sekitar pukul 06.45 WITA dilaporkan pingsan di dalam bus saat berada di kawasan Simpang Manuver. Kondektur bus kemudian meminta bantuan kepada petugas kesehatan di lokasi.

Mendapati laporan tersebut, personel Satgas 5 Tindak Subsatgas Pintu Keluar Bali yang berjaga di Pos Patung Budha langsung bergerak mengevakuasi korban dari dalam bus menuju Kantor Kesehatan Karantina untuk diberikan tindakan medis darurat berupa Resusitasi Jantung Paru (RJP).

Untuk penanganan lebih lanjut, dengan menggunakan ambulan, korban kemudian dilarikan ke Puskesmas II Melaya namun sayang, nyawa korban tidak tertolong.

Berdasarkan identitas yang dibawa, korban merupakan warga Kelurahan Kembangsari, Kecamatan Alian, Kebumen. Petugas juga telah menghubungi pihak keluarga di Jawa untuk kordinasi lebih lanjut.
“Personel kami sudah berupaya maksimal melakukan evakuasi dan koordinasi medis,” imbuhnya.

Disebutnya aaat ini situasi di Pelabuhan Gilimanuk tetap berjalan di bawah pengamanan ketat Operasi Ketupat Agung 2026.

Sementara itu, Dokter jaga di UGD Puskesmas II Gilimanuk, Melaya, dr. Suriyono menyatakan, korban telah meninggal dunia setibanya di fasilitas kesehatan. Dari pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca Juga :  Korban Kapal Tenggelam Di Perairan Kalbar Ditemukan 21 Meninggal

“Pada saat tiba pasien sudah meninggal. Kalau mungkin dikaitkan dengan kondisi sekarang ini, perjalanan jauh, situasi ngantri lama, kemungkinan ada kaitannya dengan kelelahan fisik,” jelas dr. Suriyono.

Saat ini jenazah masih dititipkan di Puskesmas Gilimanuk dan akan langsung di bawa ke rumah duka di Jawa Tengah menggunakan mobil jenazah RSU Negara.

Pihak kepolisian mengimbau para pemudik jika merasa kurang sehat agar segera melaporkan ke petugas terdekat sehingga dengan cepat mendapat penanganan. Pemudik juga dihimbau untuk selalu memastikan kondisi kesehatan fisik sebelum melakukan perjalanan jauh. Termasuk kondisi kendaraan. (Komang Tole)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here