Balinetizen.com, Badung
Video aksi perkelahian yang melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) di kawasan Seminyak, Kabupaten Badung, Bali, viral di media sosial.Dalam video tersebut terlihat seorang WNA laki-laki tanpa mengenakan baju terlibat aksi perkelahian di Motel Mexicola Seminyak, Jalan Kayu Jati No. 9X, Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.
Berdasarkan hasil pengecekan kepolisian, kejadian sebenarnya berlangsung pada Kamis, 1 Oktober 2026 sekitar pukul 23.12 WITA hingga 23.35 WITA, bukan pada saat video tersebut kembali ramai dibagikan di media sosial.
Diketahui, video tersebut diunggah oleh sejumlah akun Instagram, di antaranya Acehorganics dan canggulosophy.official. Unggahan tersebut mendapat ratusan komentar dari warganet.
Dalam rekaman video, terlihat seorang WNA laki-laki tanpa baju berlari menuju pintu masuk lokasi yang diduga merupakan area bar. Ia kemudian terlihat melakukan kekerasan terhadap seorang laki-laki yang mengenakan kemeja putih dan celana putih.
Sejumlah orang yang diduga merupakan teman WNA tersebut berusaha melerai dan menariknya menjauh dari lokasi. Dalam situasi tersebut, terlihat pula seorang laki-laki lain mengenakan kemeja putih dan celana putih melakukan pemukulan terhadap WNA tanpa baju tersebut.
Berdasarkan keterangan I Gusti Putu Wira Suparta, 35 tahun, selaku Manager Motel Mexicola Seminyak, kejadian bermula dari perkelahian antara dua WNA Australia di dalam area bar.
Salah satu WNA disebut mengenakan kaos doplang berwarna hitam, sedangkan pihak lainnya mengenakan kemeja berwarna putih.
Perkelahian tersebut kemudian diketahui petugas keamanan Motel Mexicola. Petugas security selanjutnya berupaya melerai dan mengeluarkan para pihak dari dalam area motel sesuai prosedur keamanan.
Namun, setelah berada di luar lokasi, WNA yang sebelumnya mengenakan kemeja putih tersebut disebut melepas bajunya dan kembali melakukan penyerangan ke arah Motel Mexicola.
Bahkan, menurut keterangan pihak manajemen, WNA tersebut sempat melakukan pemukulan terhadap salah satu petugas keamanan.
Upaya untuk masuk kembali ke dalam lokasi juga disebut terjadi berulang kali. Petugas keamanan kemudian berusaha mencegah WNA tersebut masuk kembali demi menjaga keamanan pengunjung lainnya.
Situasi kembali memanas ketika WNA tersebut berusaha masuk dengan cara melompati tembok Motel Mexicola.
Salah seorang petugas keamanan yang mengenakan kemeja putih berusaha menghalanginya. Namun, WNA tersebut disebut kembali melakukan pemukulan terhadap petugas.
Rekan-rekan WNA tersebut kemudian berusaha menariknya menjauh dari lokasi. Dalam kondisi tersebut terjadi aksi kekerasan sebagaimana yang terekam dalam video dan kemudian viral di media sosial.
Setelah kejadian, WNA tersebut disebut berhasil dibawa pergi oleh teman-temannya ke arah barat.
Menurut keterangan pihak manajemen, aksi tersebut diduga dipicu ketidakpuasan WNA tersebut karena merasa dikeluarkan oleh petugas keamanan Motel Mexicola, sementara pihak lawannya dianggap mendapat perlindungan dari pihak motel.
Menindaklanjuti informasi mengenai video viral tersebut, kepolisian telah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian serta mengumpulkan bahan keterangan dari pihak terkait.
Petugas juga telah melihat rekaman CCTV yang berada di lokasi untuk mencocokkan kronologi kejadian dengan video yang beredar di media sosial.
Hingga pengecekan dilakukan, pihak manajemen Motel Mexicola Seminyak disebut belum membuat laporan resmi terkait dugaan pemukulan terhadap petugas keamanan maupun tindakan kekerasan lainnya dalam kejadian tersebut.
Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Ketut Sukadana SH mengatakan pihaknya telah menyarankan pihak Motel Mexicola maupun pihak lain yang merasa menjadi korban atau dirugikan untuk membuat laporan resmi agar kejadian tersebut dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum.
Dengan demikian, video yang beredar di media sosial saat ini masih menjadi bahan penanganan dan pengecekan kepolisian.
“Identitas para WNA yang terlibat dalam perkelahian masih kita dalami,” ujarnya dalam keterangan resminya, Senin (5/10).
(Jurnalis : Tri Widiyanti)

