Apresiasi Lomba Masak PKK, Bupati Sutjidra Sebut Edukasi Gizi Cegah Stunting

0
216

 

Balinetizen.com, Buleleng

Memeriahkan Buleleng Festival 2025 serangkaian HUT RI Ke 80, Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng menggelar Lomba Memasak Menu Cegah Stunting di Gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja, pada Kamis (21/8/2025).

Lomba yang membangkitkan selera makan ini, diikuti para kader PKK dari 9 kecamatan se Buleleng dengan mengusung tema ‘Isi Piringku Cegah Stunting Berbasis Pangan Lokal’

Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra saat membuka acara mengapresiasi langkah PKK Buleleng dalam menginisiasi kegiatan lomba ini. Mengingat stunting masih menjadi persoalan serius yang harus ditangani bersama.
“Lomba memasak ini sangat bermanfaat, karena bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana edukasi tentang pentingnya gizi seimbang,” ujarnya. ” Dengan memanfaatkan pangan lokal, kita bisa menekan angka stunting sekaligus mendorong kreativitas masyarakat,” ucap Bupati Sutjidra menegaskan.

Iapun menekankan dengan keberadaan pantai sepanjang 148 kilometer di wilayah Buleleng, memiliki sumber daya perikanan yang melimpah. Untuk itu pentingnya pemanfaatan ikan sebagai bahan pangan lokal yang kaya gizi.
“Menu ikan sangat bagus untuk mencegah stunting karena mengandung omega 3 yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. Saya berharap resep-resep hasil lomba ini bisa distandarisasi dan disosialisasikan kepada masyarakat melalui PKK hingga ke desa-desa,” tegasnya.

Nyoman Sutjidra juga mengingatkan bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, terutama pada ibu hamil trimester pertama. Ia mendorong agar pemeriksaan USG dilakukan lebih awal untuk memantau perkembangan janin.

Selain itu, diserukan agar Dinas Kesehatan memperkuat pembinaan Posyandu dengan penambahan tenaga kesehatan, khususnya dokter kandungan, dokter anak, dan dokter tumbuh kembang.

Dikatakan pentingnya kerja sama lintas sektor. Diantaranya PKK, DWP, camat, dan perangkat desa diharapkan bersatu padu dalam mendukung gerakan pencegahan dan penanganan stunting.
“Dengan kerja sama yang baik seluruh komponen masyarakat, kita bisa menangani stunting di Buleleng. Mari kita tidak henti-henti bergerak demi masyarakat Buleleng yang kita cintai,” tandas Bupati Sutjidra.

Baca Juga :  Ketua DPRD Badung dan Anggota DPRD Badung Dapil Kuta Hadiri Pisah Sambut Camat Kuta

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra menjelaskan lomba ini bertujuan memperkenalkan menu makanan beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) sekaligus mempererat kebersamaan antar kader PKK. Setiap kecamatan mengirim satu tim beranggotakan tiga orang. Dewan juri berasal dari Indonesian Chef Association (ICA) Buleleng, ahli gizi Dinas Kesehatan, serta perwakilan PKK Kabupaten.

Melalui lomba ini, PKK Buleleng ingin mengajak masyarakat, khususnya para ibu, untuk semakin peduli dengan pola makan sehat dalam keluarga. “PKK berkomitmen mendukung pemerintah dalam mencegah stunting, sehingga anak-anak di Buleleng bisa tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi generasi emas,” terangnya.

“Selain menjadi ajang kompetisi, lomba ini diharapkan menghasilkan menu standar berbasis pangan lokal yang dapat diaplikasikan di rumah tangga sebagai upaya nyata mencegah stunting,” pungkas Ny. Wardhany Sutjidra. GS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here