Autogate System Diresmikan, Bea Cukai Ngurah Rai: Pangkas Waktu Layanan Jadi 0,2 Hari

0
118

Balinetizen.com, Badung

Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) Ngurah Rai melaksanakan seremoni implementasi penuh Autogate System atas barang ekspor dan impor. Dan di Bali proyek ini menjadi salah satu pilot project pemerintah dalam mengimplementasikan penuh Autogate System.

“Dengan adanya ini Bea Cukai Ngurah Rai Pangkas Waktu Layanan Menjadi 0,2 Hari dan
Catat Efisiensi Sumber daya Manusia Sebesar 25%,” ungkap Kepala Bea Cukai Bali Sunaryo di Halaman Kargo Internasional, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Kamis 6 Juni 2024.

Inovasi ini merupakan bagian integral dari program National Logistics Ecosystem (NLE) dan diharapkan dapat memfasilitasi perdagangan internasional sekaligus memperkuat dukungan terhadap ekspor lokal di Bali.

Seremoni yang dilangsungkan di halaman depan Area Kargo Internasional Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kamis 6 Juni 2024 dihadiri oleh beberapa Instansi terkait serta perwakilan pengguna jasa yang beroperasi di bawah pengawasan Bea Cukai Ngurah Rai.

Kabid Pabean Kanwil Bea Cukai Bali, NTB dan NTT, Hari Murdiyanto menjelaskan dengan dilaunchingnya Autogate System Bea cukai launching autogate system dalam percepatan national logistic eco system (NLE) dukungan bea cukai pangkas cost logistic melalui perluasan angkutan multi moda

“Implementasi NLE ini sesuai intruksi Presiden Nomor 5 tahun 2020 tentang penataan logistik nasional jadi kita fokus kepada simplikasi proses bisnis yanng ada. Diharapkan dengan adanya NLE bisa mentriger dan menimbulkan trust (kepercayaan) lebih tinggi kepada pemerintah. Tata ruang logistik ini juga diharapkan khususnya dalam sistem ekspor dan impor dapat mengurangi biaya logistik,” tandasnya di acara launching tersebut, Kamis 6 Juni 2024.

Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Agustinus Budi Hartono meminta agar dilakukan pengintegrasian data dengan pihak Angkasa Pura dan terkait lainnya untuk segera dipercepat khuu

Baca Juga :  Bupati Suwirta Ajak Masyarakat Lebih Waspada dan Mencegah Penyebab Utama Kebakaran

GM Bandara I Gusti Ngurah Rai Handy Heryudhitiawan sangat gembira karena Bandara Bali menjadi pilot project penerapan autogate system terlebih kata dia saat ini sejumlah maskapai seperti Korea akan membuka penerbangan ke Bali.

“Secara global untuk penerbangan internasional Bali masih primadona,” tegasnya.

Senada dengan Handy, Lahenda Aprilian selaku Senior Cargo Sales Executive Emirates Sky Cargo mengatakan bahwa Bali memang sangat potensial terlebih dalam hal pengiriman logistik.

“Dengan pengiriman menggunakan multi moda ini kita efisiensi biaya mampu menekan hingga 23,7 persen dan kita banyak penerbangan dari Bali soal kargo ini dari Surabaya banyak,” pungkasnya.(Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here