Bakar Sarang Tawon, Sisa Pembakaran Picu Kebakaran Lahan di Mertasari

0
85

Jembrana, (Metrobali.co.id)

 

Kebakaran lahan terjadi di Lingkungan Mertasari, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Sabtu (7/11/2026) siang. Peristiwa tersebut dipicu sisa pembakaran rumput kering yang dibuang sembarangan.

Peristiwa kebakaran lahan dari informasi berawal ketika salah seorang warga setempat berinisial Nengah W (53) sekitar pukul 13.50 mencari rumput untuk pakan sapi ternaknya. Saat tengah menyabit, ia melihat beberapa ekor tawon mengelilingi sarangnya.

Lantaran takut dan dianggap membahayakan, ia kemudian mengambil rumput kering selanjutnya dibakar untuk digunakan membakar sarang tawon. Setelah selesai, sisa pembakaran dibuang begitu saja.

Naas, bara sisa pembakaran malah memicu terjadinya kebakaran lahan. Peristiwa tersebut disebabkan di sekeliling sarang tawon banyak terdapat rumput kering yang mudah terbakar.

Kejadian tersebut membuatnya panik. Ia kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk membantu memadamkan api terlebih tidak jauh dari lokasi terdapat permukiman warga. Melihat api semakin meluas, salah seorang warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) Pemkab Jembrana.

Tidak berselang lama, petugas beserta tempat unit armada Damkar tiba di lokasi untuk melakukan penanganan. Api akhirnya berhasil dipadamkan petugas sekitar setengah jam kemudian.

Kasatpol PP Jembrana, Ketut Eko Susilo Artha Permana, Sabtu (7/11/2026) mengatakan, dari kejadian tersebut lahan yang terbakar seluas 3 are dari total luas lahan sekitar 10 are. “Lama penanganan sekitar 30 menit dengan menghabiskan 8000 liter air,” ujarnya. (Komang Tole)

Baca Juga :  Sekda Adi Arnawa Tandatangani Komitmen Peningkatan Kapasitas Pelayanan Publik, Berikan Garansi Bagi Investor Untuk Berinvestasi di Badung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here