Bali Interfood 2023 Dibuka: Menyemarakkan Industri Wisata dan Pangan di Bali

0
281
Pameran Internasional makanan minuman berskala Internasional, Bali Interfood 2023, resmi dibuka hari ini, Kamis 7 September hingga 9 September 2023 di Bali Nusa Dua Convention, Bali.

Balinetizen.com, Badung-

 

Pameran Internasional makanan minuman berskala Internasional, Bali Interfood 2023, resmi dibuka hari ini, Kamis 7 September hingga 9 September 2023 di Bali Nusa Dua Convention, Bali.

Pameran Bali Interfood 2023 ini diadakan juga bersamaan dengan Bali Hotel & Tourism, Bali Cofee Expo, Bali Wine & Spirit dan Bakery Indonesia Expo dan Pameran The 3rd Indonesia Licensing Expo (ILE) 2023.

Dalam Opening Ceremony, CEO Krista Exhibitions, Daud Dharma Salim, mengatakan bahwa pameran internasional makanan dan minuman telah hadir di kota kedua, yaitu Bali (Bali Interfood), dengan melibatkan 110 perusahaan, termasuk 40 UMKM yang turut memamerkan produk. Puncaknya akan berlangsung pada tanggal 8-11 November 2023 di Ji Expo Kemayoran Jakarta dengan tema SIAL (Salon International de l’alimentation).

“Bali Interfood 2023 diharapkan menjadi sarana yang bermanfaat bagi pelaku usaha khususnya di bidang pengolahan makanan dan minuman serta pendukung lainnya dalam meningkatkan daya saing produk makanan dan minuman yang merupakan industri yang berpengaruh bagi pariwisata Indonesia khususnya Bali,” ungkap Daud.D Salim, di BNDCC, Kamis 7 September 2023.

Dukungan penuh juga disampaikan Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI), Adhi S Lukman.

Ia mengatakan GAPMMI sangat mendukung diadakannya pameran Interfood Bali pada 7 hingga 9 September 2023 oleh PT. Krista Exhibitions yang telah memiliki pengalaman mengadakan berbagai pameran internasional di Indonesia, termasuk SIAL Interfood di Jakarta.

Diharapkan, industri pangan olahan khususnya yang berada di Bali dan sekitarnya, dapat memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya dari Pameran ini.

“Sekaligus membina relasi bisnis baru, mengetahui inovasi-inovasi terkini guna membangun industri pangan yang kreatif dan berdaya saing tinggi,” ungkapnya.

Ditambahkan, Susanty Widjaya selaku Ketua Umum Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI) dan Ketua Kuliner DPP Kadin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia bahwa pihaknya memilih Bali sebagai salah satu rangkaian road show setelah Surabaya, karena yakin dan percaya dengan mulai pulihnya Bali.

Baca Juga :  IKM Unggulan Kota Denpasar Ikuti Pameran Indonesia Maju Expo & Forum 2024 di Jakarta

Dilihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali pada semester 1 2023 tembus di angka 2,3 juta wisman atau meningkat hingga 534,02 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama di 2022 yang angka kunjungan hanya 371.323 wisman, meningkatnya pertumbuhan perekonomian Bali di Triwulan II sebesar 6.96%, Indeks Persepsi Pelaku Usaha yang masih tumbuh sebesar 8,8% dibandingkan Triwulan sebelumnya yang hanya mencapai 4.4%.

“Juga adanya berita menggembirakan dan membanggakan datang di akhir tahun 2022 lalu dengan terpilihnya Pulau Bali sebagai pilihan Terpopuler Kedua Destinasi dunia dan Bali menjadi Destinasi Wisata International dengan reputasi positif ini tentunya dapat lebih menciptakan dan menumbuhkan bisnis kuliner bagi para pelaku usaha merek lisensi dan waralaba lokal dan internasional, yang akan membantu pertumbuhan dan percepatan pemulihan ekonomi nasional,” kata Susanty Widjaya.

Tak hanya pameran, berbagai rangkaian acara juga akan diadakan dalam Bali Interfood 2023 kali ini juga akan diisi dengan acara-acara yang tak kalah seru, seperti Seminar dan Workshop bersama Embassy Chocolate, Beans to bar chocolate of Indonesia, Indonesia Coffee Art Battle – Liga Kopi (ICC League) SCAI, Cooking & Baking Demo bersama Chef Ternama, Traditional Cooking with Modern Utilities (Lotus Food), “Butchery” Teknik Memotong Daging (Lotus Food), Wine Class & Programme (Hatten Wine) dan masih banyak seminar maupun kelas yang dapat diikuti oleh pengunjung.

Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si (Cok Ace) selaku Ketua PHRI Bali, mengatakan di tahun kelima Interfood pihaknya sangat mengapresiasi setelah hampir 4,5 tahun Bali terpuruk oleh pandemi.

“Kita yang kelima dua tahun sebelumnya pandemi. Ini era baru berdampak pada sisi kehidupan termasuk pariwisata,” ujarnya di BNDCC.

Baca Juga :  Wawali Arya Wibawa Hadiri Muskomwil IV Apeksi, Kota Denpasar Dipercaya Jadi Tuan Rumah Rakerkomwil IV Tahun 2026

Ditandai dengan pemotongan pita secara resmi, Bali Interfood Bali 2023 pun akhirnya dibuka di Bali Nusa Dua Convention Center selama 4 hari. Di sini pengunjung juga dapat menikmati sajian aneka hidangan laut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here