Bangga Endek Naik Kelas ke Pentas Fesyen Dunia, Ramia Adnyana: Ini Jadi Ajang Promosi Pariwisata Bali

0
480

Foto: Made Ramia Adnyana, praktisi pariwisata Bali, General Manager (GM) Hotel Sovereign Kuta yang juga Wakil Ketua Umum IHGMA (Indonesian Hotel General Manager Association).

Balinetizen.com, Denpasar

Berbagai kalangan termasuk para pelaku pariwisata Bali mengapresiasi langkah Gubernur Bali Wayan Koster mengangkat kain tenun endek tradisional Bali ke pentas dunia melalui kerjasama dengan rumah mode kelas dunia asal Perancis yakni Christian Dior Couture, S.A.

Begitu pula dengan hadirnya Surat Edaran (SE) Nomor 04 tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali/Kain Tenun Tradisional Bali. SE yang populer juga disebut “SE Selasa Endek” ini yang mulai berlaku pada hari Selasa tanggal 23 Februari 2021 semakin menunjukkan keberpihakan nyata Gubernur Koster dalam pelestarian endek dan mengangkat perekonomian para pengrajin endek di Pulau Dewata.

“Pak Gubernur sudah membawa endek menjadi kebanggaan Bali dengan go internasional dan juga di tanah kelahirannya sendiri endek makin digaungkan pemakaiannya melalui SE Nomor 04 tahun 2021, kata praktisi pariwisata Bali Made Ramia Adnyana, Sabtu (20/2/2021).

Ramia Adnyana mengungkapkan pelaku industri pariwisata sangat mendukung kerjasama Gubernur Bali dengan Christian Dior Couture, S.A., dan SE Nomor 04 tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali/Kain Tenun Tradisional Bali ini.

“Kami mendukung penuh langkah yang diambil Pak Gubernur Bali untuk meningkatkan status dari endek ini sehingga endek menjadi kebanggaan produk masyarakat Bali,” ujar General Manager (GM) Hotel Sovereign Kuta.

Pihaknya juga mengaku bangga Gubernur Koster sudah menandatangani MoU dengan Christian Dior dimana produk endek ini akan dipromosikan ke pasar internasional. Melalui MoU ini, Christian Dior bisa memanfaatkan Kain Tenun Endek Bali sebagai koleksi busana musim semi dan musim panas tahun 2021.

Baca Juga :  Kejari Klungkung Tetapkan Tersangka Perbekel Desa Dawan Kaler Diduga Korupsi Rp 1,5 Milyar

Bagi Ramia Adnyana hal ini sangat bagus untuk para pengrajin atau UMKM endek di seluruh Bali akan mendapatkan akses pasar yang lebih luas di pasar fesyen internasional serta menggerakkan ekonomi kerakyatan di Bali.

Selain itu, kata Wakil Ketua Umum IHGMA (Indonesian Hotel General Manager Association) ini, Bali bisa menunjukkan produk endek Bali merupakan warisan budaya leluhur yang adiluhung yang bisa menjadi kebanggaan budaya Bali dan ini akan mendukung pariwisata Bali.

Jadi endek ini selain menjadi kebanggaan masyarakat lokal juga bisa jadi ikon fesyen kebanggaan dunia, dan menjadi sarana promosi pariwisata Bali.

“Endek ini akan ditampilkan di Paris Fashion Week. Ini luar bisa mengangkat nama endek, nama Bali dan ini bisa jadi ajang promosi pariwisata Bali secara tidak langsung. Sebuah produk bisa masuk ke pasar ini butuh perjuangan panjang,” pungkas Ramia Adnyana  yang merupakan putra daerah asal Banjar Tiyingtali Kelod, Desa Tiyingtali, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem ini. (wid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here