Banjir Bali: PHDI Denpasar Gelar Upacara Mohon Kerahayuan Jagat

0
272

 

 

Balinetizen.com, Denpasar

Bencana banjir besar yang melanda Bali menimbulkan kerugian cukup besar, baik kerusakan alam, harta benda, maupun dampak psikologis bagi masyarakat. Sebagai bentuk spiritualitas dan upaya mengharmoniskan seluruh elemen Tri Hita Karana, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menggelar persembahyangan bersama di Pura Agung Jagatnatha, Sabtu (13/9).

Ketua PHDI Kota Denpasar, Dr. I Made Arka, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa persembahyangan ini sebagai bentuk doa bersama memohon kerahayuan jagat.

“Kita memohon ampun dan memohon kepada Sang Hyang Widhi Wasa agar dilepaskan dari bencana ini, serta alam kembali harmonis dan damai. Juga agar umat diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menjalani bencana yang menjadi pengingat untuk selalu menjaga dan menyayangi alam,” jelas Made Arka.

Persembahyangan turut dihadiri oleh perwakilan Walikota Denpasar, unsur Forkopimda, Paiketan Paruman Pandita Kecamatan se-Kota Denpasar, Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Kota Denpasar, Peradah Kota Denpasar, Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Denpasar, serta jajaran pengurus PHDI hingga tingkat kecamatan dan desa/lurah.

Ketua Dharma Upapati Paruman Pandita PHDI Kota Denpasar, Ida Pandita Mpu Jaya Ashita Santi Yoga, dalam dharma wacananya menekankan bahwa bencana banjir menjadi pengingat penting bagi umat manusia untuk menjaga keseimbangan alam.

“Kita diharapkan selalu menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan sesama, dan hubungan manusia dengan alam. Bencana ini terjadi karena kita kurang menghargai alam. Semoga kita tetap eling dan melaksanakan filosofi Tri Hita Karana dalam tindakan nyata, bukan sekadar slogan,” tegasnya.

Ida Pandita menambahkan, sesuai ajaran agama, ketika manusia menjaga dan menyayangi alam semesta, maka alam pun akan menjaga dan melindungi manusia.

Baca Juga :  Penghujung Tahun 2021, Kasus Meninggal Dunia dan Kasus Positif Covid-19 Kembali Nihil di Kota Denpasar

Selain persembahyangan, PHDI Kota Denpasar juga menggalang dana dan bantuan barang. Bantuan akan difokuskan bagi para pemangku, pandita, serta umat yang terdampak bencana.

Upacara dipimpin oleh Ida Pandita Mpu Jaya Ashita Santi Yoga bersama Ida Pedanda Nyoman Sidemen Arimbawa, dengan banten yang dihaturkan berupa Banten Bendu Piduka dan Caru Ayam Brumbun beserta kelengkapannya.

Melalui ritual ini, PHDI Kota Denpasar berharap seluruh umat dapat kembali bangkit, dan kehidupan masyarakat Bali kembali normal serta harmonis dengan alam.(rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here