Balinetizen.com, Buleleng
Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian hari kedua terhadap korban hilang akibat banjir bandang di Dusun Santal dan Ambengan, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Sabtu (7/3/2026).
Hingga hari kedua operasi pencarian, dua korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban pertama atas nama Dewa Ketut Adi Suarjana (55), warga Dusun Santal, ditemukan pada Jumat malam.
Sementara itu, korban kedua Komang Suci (44) ditemukan pada Sabtu siang sekitar 1,5 kilometer dari lokasi awal korban terseret banjir, tepatnya dari area rumah korban.
Proses pencarian hari kedua dimulai sejak pukul 07.30 Wita dengan melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, relawan, masyarakat serta keluarga korban.
Tim pencarian dibagi menjadi beberapa Search and Rescue Unit (SRU) yang melakukan penyisiran di sejumlah titik, mulai dari sepanjang aliran sungai, perairan, bibir pantai hingga tumpukan material kayu dan lumpur yang terbawa arus banjir.
Untuk tim laut, operasi dimulai sekitar pukul 08.00 Wita dengan mengerahkan rubber boat dari Pos SAR Buleleng dan Polairud sesuai area pencarian yang telah ditentukan.
Sementara itu, tim darat melakukan penyisiran di sepanjang Pantai Banjar hingga Pantai Kalianget, baik ke arah timur maupun barat.
Namun dalam proses pencarian, tim SAR gabungan menghadapi sejumlah kendala, terutama tumpukan lumpur dan material besar yang terbawa arus banjir bandang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, yang turun langsung ke lokasi menyatakan pihaknya sedang mengupayakan penurunan alat berat untuk membantu membuka material yang menghambat proses pencarian.
Korban kedua akhirnya ditemukan di dalam timbunan material dalam kondisi meninggal dunia.
“Waktu ditemukan diinformasikan pada pukul 13.56 Wita dan berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada pukul 14.18 Wita,” jelas Sidakarya.
Jenazah korban kemudian dibawa menuju RS Pratama Buleleng menggunakan ambulans PMI Buleleng.
Hingga pukul 18.00 Wita, operasi SAR dihentikan sementara dan rencananya akan dilanjutkan kembali pada Minggu pagi.
Saat ini masih terdapat dua korban yang belum ditemukan, yakni:
Putu Wini (17)
Kadek Wahyu (12)
Tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap kedua korban tersebut.(rls)

