Bupati Buleleng Fishing Tournament 2026 Sukses Gaet 300 Anglers, Dorong Promosi Wisata Bahari Buleleng

0
44
Balinetizen.com, Buleleng
Pemerintah Kabupaten Buleleng terus menggenjot promosi wisata bahari melalui penyelenggaraan Bupati Buleleng Fishing Tournament 2026. Ajang memancing yang digelar di perairan laut Buleleng, Minggu (5/7), itu sukses menarik minat ratusan peserta dari berbagai daerah di Bali hingga Pulau Jawa.
Sebanyak 300 peserta mengikuti turnamen yang kali ketiga diselenggarakan oleh Pemkab Buleleng ini. Para peserta memulai lomba dari Pantai Kerobokan, Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, kemudian bebas memancing di sepanjang perairan pantai Buleleng dengan batas waktu kembali hingga pukul 11.00 Wita.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan, turnamen ini bukan sekadar perlombaan memancing, melainkan menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk memperkenalkan potensi wisata bahari yang dimiliki Buleleng.
Menurutnya, Kabupaten Buleleng memiliki garis pantai sepanjang sekitar 157 kilometer, terpanjang di Bali, menyimpan potensi besar untuk dikembangkan.
“Kita ingin memanfaatkan garis pantai terpanjang di Bali ini untuk mempromosikan pariwisata Buleleng. Potensinya sangat luar biasa, sehingga kegiatan seperti fishing tournament ini menjadi salah satu cara mengenalkannya kepada masyarakat luas,” ujar Sutjidra.
Ia mengaku tidak menyangka antusiasme peserta begitu tinggi. Bahkan, sejumlah peserta mengusulkan agar kegiatan tersebut tidak hanya digelar satu kali dalam setahun. Mengingat perairan Bali Utara memiliki beragam jenis ikan bernilai ekonomi tinggi, yang menjadi daya tarik para pemancing. Beberapa di antaranya bahkan memiliki harga jual mencapai sekitar Rp250 ribu per kilogram.
Menindaklanjuti usulan tersebut, Sutjidra pun memastikan Fishing Tournament akan menjadi agenda rutin yang digelar setiap tahun, bekerjasama dengan sejumlah komunitas.
“Banyak yang mengusulkan agar kegiatan ini lebih sering dilaksanakan. Ini menunjukkan bahwa spot memancing di Buleleng memang sangat diminati. Akan menjadi agenda rutin, tidak hanya mendukung promosi wisata, tetapi juga meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian laut serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir,” katanya.
Pada turnamen kali ini, juara pertama berhasil membawa pulang hadiah Rp15 juta yang di menangkah oleh Fajar, tim dari BPD Bali dengan tangkapan ikan jenis kerapu seberat 6,4 kilogram. Sementara juara kedua di menangkah oleh Jik Rama tim dari Ninja 9, menerima hadiah Rp10 juta, dengan raihan ikan jenis kurisi bali seberat 5,4 kilogram. Juara tiga diraih oleh Bayu Adi Putra, tim dari Ersania menerima hadiah sebesar Rp5 juta, dengan tangkapan ikan jenis GT seberat 4,8 kilogram. Seluruh hadiah dalam kompetisi tersebut bersumber dari dana CSR. (RED-BN)
Baca Juga :  Buka Rapat Kerja Tingkat Provinsi IMI, Wagub Bali Harapkan Kreativitas dan Soliditas Membangun Pariwisata Berkelanjutan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here