Dampak Abu Vulkanik, Puluhan Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Tertunda dan Batal

0
231

 

 

Balinetizen.com, Badung

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pada Senin (7/7/2025) berdampak pada sejumlah penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Meskipun ruang udara Bali dinyatakan aman dari sebaran abu vulkanik, tercatat 24 penerbangan internasional dan 4 penerbangan domestik mengalami pembatalan dan penundaan.

General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, menjelaskan bahwa pemantauan pergerakan abu vulkanik terus dilakukan bersama seluruh instansi terkait. Hingga pukul 15.30 WITA, aktivitas penerbangan di wilayah Bali masih berjalan normal, namun beberapa penerbangan dari dan menuju wilayah terdampak tetap dibatalkan sebagai langkah antisipasi.

Maskapai dan Rute yang Terdampak:

Virgin Australia: 6 penerbangan dibatalkan dari/ke Melbourne, Gold Coast, dan Sydney.

Jetstar Airways: 16 penerbangan dibatalkan dari/ke Melbourne, Brisbane, Cairns, Perth, Adelaide, Sydney, dan Singapura.

Airasia Indonesia: 2 penerbangan dibatalkan tujuan Labuan Bajo.

Qantas Airways dan Air Busan: Mengalami penundaan penerbangan ke Sydney, Melbourne, dan Busan.

Pihak bandara menegaskan bahwa penumpang tidak perlu datang ke bandara untuk proses refund atau reschedule, karena maskapai telah mengatur ulang keberangkatan dan menyediakan pengajuan refund melalui email. Bagi penumpang yang sudah berada di bandara, telah disiapkan helpdesk di lantai 2 terminal internasional dan area ticketing domestik, serta fasilitas air minum dan area istirahat.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan semua stakeholder untuk memastikan kelancaran operasional dan kenyamanan penumpang di Bandara Ngurah Rai,” ujar Ahmad Syaugi.

Pengamanan Diperketat oleh Polres Bandara

Menyikapi situasi ini, Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai meningkatkan pengamanan dan patroli di area terminal domestik dan internasional.

“Anggota kami aktif melakukan patroli dialogis, memantau pergerakan penumpang, serta memastikan koordinasi dengan maskapai dan pihak bandara berjalan lancar,” ungkap Kasi Humas Polres Bandara, Ipda I Gede Suka Artana, S.H.

Baca Juga :  Jaga Tempat Suci Dari Keterancaman Dari Rencana Proyek 'Destruktif Terhadap Alam' Pembangunan Terminal LNG di Kawasan Mangrove

Hingga pukul 18.00 WITA, sebanyak 4 penerbangan domestik (3 keberangkatan dan 1 kedatangan) dan 24 penerbangan internasional (12 keberangkatan dan 12 kedatangan) tercatat mengalami pembatalan.

Polres Bandara juga mengimbau calon penumpang untuk terus memantau informasi resmi dari maskapai terkait jadwal penerbangan guna menghindari kebingungan atau informasi tidak valid.

Meskipun sejumlah penerbangan terganggu, situasi di Bandara Ngurah Rai tetap aman dan kondusif. Pihak bandara dan kepolisian memastikan pelayanan terbaik bagi penumpang terdampak tetap diutamakan.(rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here