Balinetizen.com, Buleleng –
Guna mengintensifkan upaya percepatan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Tahun 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng menggelar Pertemuan Evaluasi dengan melibatkan lintas sektor dan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Buleleng, pada Selasa (19/5/2026) di Lovina Haven Boutique Resort, Desa Kaliasem.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Buleleng dr. Sucipto menerangkan bahwa dalam meningkatkan capaian Program CKG di Buleleng, maka dilakukan evaluasi. Hal ini sebagai langkah memperkuat koordinasi dan menyatukan strategi. Mengingat capaian angka absolut program CKG di Buleleng tertinggi di Bali.
“Jumlah penduduk di Buleleng terbanyak. Namun jika diprosentasekan dari target, maka kita berada di nomor tiga. Karena pembagi atau jumlah penduduk. Hal ini berarti progres kita sudah sangat baik,” terangnya.
Dijelaskan juga, bahwa di Bali Program CKG merupakan program pemerintah pusat yang telah dilaksanakan di Kabupaten Buleleng sejak Februari 2025 lalu. Hingga pertengahan Mei 2026, capaian program di Buleleng tercatat sekitar 12,4 persen. Sementara itu target nasional Tahun 2026 ditetapkan sebesar 46 persen. Jadi untuk mengejar target tersebut, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng terus mendorong keterlibatan seluruh puskesmas, koordinator CKG, camat, serta OPD terkait agar pelaksanaan program semakin optimal dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Kita harus bersinergi, agar target capaian Program CKG dapat terpenuhi,” ujar Kadiskes Sucipto.
“Kami di Dinkes Buleleng berharap pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis di masyarakat semakin masif. Sehingga kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kesehatan terus meningkat,” tandasnya. GS

