Balinetizen.com, JembranaÂ
Musibah kebakaran terjadi Jumat (22/12/2023) malam di Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali.
Saat kejadian dari informasi rumah dalam kondisi kosong. Pemilik rumah Bambang Darmanto (49) sedang melakukan persembahyangan di Gereja.
Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan pada Sat Pol PP Jembrana, I Kadek Rita Budhi Atmaja seizin Kasat Pol PP mengatakan, dari keterangan warga sekitar, peristiwa kebakaran pertama kali dilihat tetangga korban yang saat itu sedang minum kopi di teras rumahnya.
“Tetangga korban melihat api sudah membesar di bagian belakang rumah korban yang dijadikan gudang,” ujarnya, Sabtu (23/12/2023).
Tetangga korban kemudian mengecek dan melihat si jago merah sudah membakar seisi gudang serta bagian belakang rumah korban. Kejadian tersebut kemudian disampaikan ke tetangga lainnya dan selanjutnya melapor ke petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Jembrana.
Warga sekitar dengan bergotong royong sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya namun tidak berhasil. Api berhasil dipadamkan sekitar 3 jam kemudian setelah petugas datang ke lokasi.
Selain membakar sebagian rumah berukuran 4X7 meter dan meludeskan gudang 5X7 meter, api juga menghanguskan bangunan dapur berukuran 5X5 meter beserta isinya berupa peralatan pembuatan kue, AC dan kulkas.
“Kami menghabiskan 7 tangki air atau 28.000 liter air untuk bisa memadamkan api,” jelasnya.
Mendapat laporan bahwa terjadi kebakaran, pihaknya langsung menerjunkan 5 unit Damkar ditambah 2 kendaraan tangki air menuju ke lokasi.
Pihak kepolisian telah turun untuk melakukan olah TKP guna mengetahui penyebab kebakaran tersebut. (Komang Tole)

