Dosen FKIK Unwar Gelar Pelatihan Pembuatan Gel Kosmetik dan Literasi Finansial untuk Guru SMKN 1 Tembuku

0
303

 

Balinetizen.com, Bangli

Tim dosen dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMKN 1 Tembuku, Bangli, pada Kamis (11/12/2025). Kegiatan ini menyasar para guru Jurusan Farmasi Klinis dan Komunitas melalui pelatihan pembuatan sediaan farmasi sederhana berupa gel kosmetik, microteaching mikrobiologi farmasi, serta edukasi literasi finansial dan diversifikasi investasi. Program ini dipimpin oleh apt. Made Dharmesti Wijaya, S.Farm., M.Sc., didampingi oleh Dr. Anak Agung Gede Indraningrat, S.Si., M.Sc., serta Ida Ayu Agung Idawati, SE., MBA dari Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Unwar. PKM ini merupakan bagian dari roadmap pengabdian FKIK Unwar yang berfokus pada peningkatan kapasitas mitra dalam bidang kesehatan dan ekonomi.

Para guru mendapatkan pelatihan langsung tentang cara membuat gel kosmetik mulai dari pemilihan bahan, teknik pencampuran, hingga evaluasi sediaan. Penguasaan keterampilan praktis seperti formulasi sediaan gel kosmetik penting untuk memastikan bahwa pembelajaran praktik di sekolah tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan sesuai standar industri. Guru-guru peserta PKM merasa pelatihan ini menjawab kebutuhan mereka, terutama untuk meningkatkan kualitas praktikum dan mendukung kreativitas siswa dalam kegiatan penelitian maupun lomba karya ilmiah. Kaprodi Jurusan Farmasi Klinis dan Komunitas, Robert Anton Oktafiyanto, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan PKM ini.

Selain kompetensi teknis farmasi, tim PKM juga memberikan edukasi literasi finansial, mencakup konsep dasar perencanaan keuangan jangka panjang dan pengenalan berbagai instrumen investasi seperti reksadana, saham, obligasi, hingga emas. Materi diberikan melalui studi kasus serta simulasi sederhana untuk membantu peserta memahami praktik investasi yang aman dan legal sesuai arahan OJK.

Selain memberikan pelatihan, tim pengabdi juga menyerahkan bantuan berupa alat dan bahan laboratorium, buku-buku farmasi, alat pelindung diri, serta bahan dasar pembuatan gel kosmetik. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan praktikum secara berkelanjutan di SMKN 1 Tembuku.

Baca Juga :  Maknai Tumpek Krulut, Bupati Sanjaya Ajak Masyarakat Jaga Keselarasan Alam Semesta Berlandaskan Kasih Sayang

Hasil evaluasi melalui pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pemahaman guru mengenai pembuatan sediaan farmasi dan literasi finansial. Peningkatan ini memperlihatkan efektivitas metode pelatihan berbasis praktik yang diterapkan oleh tim dosen FKIK Unwar. Program ini merupakan wujud komitmen nyata FKIK Unwar dalam membantu sekolah vokasi agar semakin adaptif terhadap perkembangan IPTEK, baik dalam hal pengembangan produk farmasi sederhana maupun literasi finansial yang kini menjadi kebutuhan dasar masyarakat. (rls)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here