Dua Pemancing Tewas Diterjang Ombak Pantai Mengening, Pencarian Satu Korban Dilanjutkan

0
306

 

Balinetizen.com, Badung

Upaya pencarian terhadap tiga warga asal Jember yang terseret arus saat memancing di Pantai Mengening, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung akhirnya membuahkan hasil. Pada Jumat pagi (29/8/2025), dua korban ditemukan terdampar di pantai dalam kondisi meninggal dunia.

Koordinator Lapangan Basarnas Bali, Kadek Adi Yudana menjelaskan, korban pertama ditemukan sekitar pukul 08.00 WITA di Pantai Nyanyi, yang berada sekitar 785 meter ke arah utara dari lokasi kejadian.

Seorang warga yang sedang berolahraga melihat tubuh telungkup di bibir pantai, lalu meminta bantuan petugas keamanan villa untuk mengevakuasi ke tepi pantai.

Temuan ini segera dilaporkan ke Polsek Kediri dan ditindaklanjuti oleh tim SAR gabungan. Berdasarkan identifikasi, korban diketahui bernama Mohammad Rohmat (36), warga Jember, Jawa Timur. Jenazah kemudian dievakuasi menuju RSUD Singasana Kediri, Tabanan menggunakan ambulans rumah sakit.

Korban kedua ditemukan pada pukul 11.20 WITA, masih di Pantai Nyanyi, berjarak sekitar 486 meter ke arah utara dari Pantai Cemagi.

Identitas korban diketahui sebagai Akhmad Romli (34), warga Jember, Dusun Kapuran, Desa Grenden, Kecamatan Puger. Jenazah dievakuasi menuju RSUD Singasana Nyitdah, Tabanan dengan ambulans Bhuana Bali Rescue.

Menurut data Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, total area pencarian di laut mencapai 20 NM². Tim jetski dan rubber boat masing-masing melakukan penyisiran seluas 10 NM². Kondisi di lokasi cukup sulit dengan angin kencang, hujan, dan gelombang tinggi.

Selain itu, tim SAR darat dibagi menjadi dua regu dengan penyisiran sepanjang bibir pantai sejauh 3,5 kilometer ke arah utara dan selatan dari titik kejadian.

Hingga kini, satu korban masih dalam pencarian, yakni Riko Sugeng Irawan (24), warga Jember, Dusun Purwa Sari, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Umbulsari, Jawa Timur.

Baca Juga :  Kemendes Siapkan Pendampingan Dampak Pembangunan Infrastruktur di Jembrana

Operasi SAR melibatkan unsur gabungan, antara lain Basarnas Denpasar, Polairud Mabes Polri, Polres Badung, Dit. Samapta Polda Bali, TNI AL, Polsek Kediri, Potensi SAR 115, Bhuana Bali Rescue, Balawista, Bhabinkamtibmas Desa Cemagi, serta masyarakat setempat.

Alat utama yang dikerahkan dalam pencarian meliputi 1 unit rubber boat, 1 unit jetski, 2 unit ambulans, peralatan SAR air, drone thermal, dan AquaEye.

Hingga siang ini, upaya pencarian masih difokuskan untuk menemukan Riko Sugeng Irawan. Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di laut maupun darat dengan memperluas radius pencarian.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here