Dugong Terdampar di Pantai Perancak Jembrana, Ditemukan Mati dengan Gangguan Pernapasan

0
712

Balinetizen.com, Jembrana

Seekor mamalia laut dilindungi jenis Dugong (Dugong dugon) ditemukan mati terdampar di Pantai Desa Perancak, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, pada Sabtu pagi, 19 Juli 2025, sekitar pukul 07.15 WITA.

Informasi awal diterima oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Bali melalui Resor Jembrana dari Ketua Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih. Tim Resor Jembrana segera turun ke lokasi dan melakukan pengecekan.

“Benar, kami temukan satu ekor Dugong dalam kondisi mati terdampar,” terang Kepala Balai KSDA Bali, Ratna Hendratmoko.

Tim Resor Jembrana bersama dokter hewan dari Yayasan Jaringan Satwa Indonesia kemudian melakukan identifikasi dan evakuasi. Dugong betina tersebut memiliki panjang tubuh 2,56 meter dan lebar 1,6 meter.

Untuk mengetahui penyebab kematian, tim dokter hewan juga langsung melakukan nekropsi di lokasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya gangguan pada sistem pernapasan.

“Secara fisik, ditemukan abnormalitas pada sistem respirasi berupa peradangan dan perubahan warna. Hal ini bisa menjadi salah satu penyebab kematian pada satwa tersebut,” jelas Ratna Hendratmoko.

Penanganan terhadap bangkai satwa dilanjutkan dengan penguburan di lokasi temuan pada pukul 13.30 WITA hari itu juga. Proses penguburan dilakukan bersama masyarakat dan pihak-pihak terkait.

Kepala Balai KSDA Bali menyampaikan apresiasi atas laporan cepat dan kerja sama semua pihak dalam penanganan kejadian ini. Ia juga mengimbau masyarakat Bali untuk segera melaporkan jika menemukan kejadian serupa.

“Partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam upaya pelestarian satwa liar, terutama yang dilindungi,” tutupnya.(rls)

Baca Juga :  HUT TNI Ke-75 TNI, Kodim 1609/Buleleng Gelar Bakti Sosial Donor Plasma Konvalesen dan Paket Sembako

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here