Balinetizen.com, Banyuwangi
Tragedi tenggelamnya kapal KMP Tunu Pratama Jaya di Perairan Selat Bali pada Rabu malam (2/7/2025) menyisakan duka mendalam. Hingga Kamis (3/7/2025), tim SAR gabungan telah berhasil menemukan 29 orang selamat, 6 orang meninggal dunia, dan 30 penumpang lainnya masih dalam pencarian intensif.
Sekitar pukul 20.15 WIB, enam jenazah korban tenggelamnya kapal tiba di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi setelah diberangkatkan dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Jenazah diangkut menggunakan lima ambulans dan diterima langsung oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Deputi Operasi dan Siaga Basarnas Ribut Eko S., Kapolda Jawa Timur, serta jajaran tim SAR gabungan. Usai seremoni penyerahan simbolis, jenazah langsung diberangkatkan menuju RSUD Blambangan Banyuwangi.
Daftar Korban Meninggal Dunia:
1. Anang Suryono
2. Eko Sastriyo
3. Elok Rumantini
4. Cahyani
5. Fitri April Lestari
6. Afnan Aqiel Mustafa
Sebelumnya, pada pukul 16.40 WIB, 21 dari 29 survivor yang berdomisili di Banyuwangi juga telah diserahkan kepada keluarga mereka di Pelabuhan ASDP Ketapang.
Upaya pencarian para korban hilang masih terus dilanjutkan oleh tim SAR gabungan, baik melalui penyisiran udara maupun laut. Beberapa alutsista yang dikerahkan untuk pencarian udara meliputi:
Heli Rescue HR 3606
Pesawat Udara (Pesud) P-8304
Heli milik POLRI
Thermal Drone
Sementara dari sisi laut, armada yang dikerahkan antara lain:
KN SAR Permadi & KN SAR Arjuna
RBB dan RIB Basarnas Banyuwangi
RIB Basarnas Jembrana & Buleleng
KN 5200 dan KN 5209 KSOP Tanjung Wangi
Patkamla Lanal Banyuwangi & Kal Sembulungan
KMP Tunu Pratama Jaya 5888 & 3888
TB Joyoboyo 1 Pelindo
RIB KN Cundamani
Speedboat Tagana, KPLP Gilimanuk, Polair
Rubberboat BPBD Banyuwangi
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P. H., mengungkapkan bahwa pencarian pada hari selanjutnya akan lebih difokuskan dengan alat utama laut (alut laut) skala besar, mengingat prediksi BMKG menunjukkan adanya gelombang tinggi di selatan Pulau Bali.
Sementara itu, Deputi Operasi Basarnas Ribut Eko S. menyebut bahwa pencarian juga akan diperkuat dengan dukungan dari potensi SAR lainnya, termasuk: LSTM, KRI Teluk Ende, KRI Tongkol, Heli Baharkam, Bantuan heli dari sektor swasta.
Dan berikut data korban selamat KMP Tunu Pratama Jaya (29 Orang):
1. Saroji
2. Saiful Munir
3. Mansun
4. Romi Alfa Hidayat
5. Sandi Wariawan
6. Supardi
7. Abu Khoir
8. M. Farid Wajdi
9. Erick Imbawani
10. Nurdin Yuswanto
11. Richo Krafsanjani
12. Ahmad Suyipno
13. Bahrul Ulum
14. Moh. Tri Wahyudi
15. Ansori
16. Muhamad Wajihi
17. Syamsul Hidayat
18. Ely Mustain
19. Ahmad Rokhan
20. Ibnul Bawait
21. Deni Hermanto
22. Muhammad Kholil
23. Bejo Santoso
24. Febriani
25. Imron
26. Nanda Sinta Alvani
27. Riky Prayuda Tama
28. Dimas Hadi
29. Eka Toniansyah
Sementara itu dalam keterangannya, Menhub Dudy Purwagandhi, Kamis (3/7/2025), menekankan bahwa keselamatan seluruh tim SAR menjadi prioritas utama di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah perairan pencarian.
Ia mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat dalam proses evakuasi dan pencarian.
(Jurnalis : Tri Widiyanti)

