Geliat Mekel Gede Pariadnyana Layani Warga Siapkan Armada Mobil Gratis

0
49

 

Balinetizen.com, Buleleng

 

Patut diapresiasi inovasi Perbekel Desa/Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Gede Pariadnyana,SH. Bagaimana tidak, pasalnya selain Desa Kubutambahan yang dipimpinnya dikenal sebagai desa percontohan antikorupsi, juga dibidang pelayanan terhadap warga memanfaatkan mobil operasional desa.

“Mobil operasional berplat merah sejak 2025 silam menjadi moda transportasi pelayanan publik untuk warga kami dengan berbagai kebutuhan. Misalnya mengurus administrasi dari desa ke kota, mengurus keluarga sakit sampai mengurus kepentingan adat budaya hingga pernikahan,” jelas Gede Pariadnyana yang sarat raihan prestasi ini.

Perbekel yang dikenal sebagai hakim mediator satu-satunya di Bali ini, menyiapkan BBM untuk operasional mobil tersebut dari kantong pribadi guna membantu warganya.

Diketahui bahwa sumber dana untuk pembelian mobil pelayanan khususnya kesehatan dari BKK Kabupaten Badung T.A. 2024.

Lebih lanjut dikatakan dalam perjalanannya ada suka dan dukanya. Seperti misalnya mobil plat merah ini keluar daerah ketemu netizen judes yang memviralkan mobil plat merah tersebut, padahal dipakai warga mengantar anggota keluarganya ke Denpasar untuk berobat, menjemput keluarga sakit dan lainnya.

“Mobil pelayanan ini sekaligus juga sebagai sarana menyampaikan kepada masyarakat bahwa kitabmamfaatkan fasilitas ini secara terbuka dan masyarakat juga berhak menggunakan fasilitas publik, untuk keperluan keperluan mendesak dan kegiatan kegiatan sosial kemasyarakatan, disana kadang ada masyarakat kritis memviralkan ada mobil plat merah berkeliaran, ” ujar Mekel Pariadnyana.

Namun seiring perjalanan waktu masyarakat akhirnya mengerti ini mobil operasional dari desa Kubutambahan buleleng.

Gede Pariadnyana selama memimpin di Desa Kubutambahan, sudah banyak prestasi yang diraih. Diantaranya sebagai Desa Tertib Administrasi (2026) dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Kabupaten Buleleng menganugerahi Desa Kubutambahan sebagai juara pertama berkat komitmen tata kelola dokumen yang rapi dan profesional.
Selanjutnya dalam konteks Integritas Pemerintahan (2024–2025) diraih Melalui bimbingan intensif dari Inspektorat Provinsi Bali, desa ini sukses menerapkan transparansi anggaran dana desa sehingga terpilih menjadi model desa anti korupsi.
Memperoleh Apresiasi Pemimpin (2023), dimana seiring dengan status Desa Mandiri, Perbekel (Kepala Desa) Gede Pariadnyana juga dianugerahi penghargaan Lencana Desa Mandiri atas kepemimpinannya. GS

Baca Juga :  Rumah Warga di Pekutatan Terbakar, Pemilik di Denpasar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here