Gerakan Langit Biru Demokrat Bali Sasar Pantai Goa Lawah hingga Jasri

0
46

 

Balinetizen.com, Karangasem

 

Partai Demokrat Bali kembali menggelar Gerakan Langit Biru melalui aksi bersih-bersih lingkungan di Pantai Goa Lawah, Klungkung, dan Pantai Jasri, Karangasem, Jumat (28/8/2026).

Aksi tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-25 Partai Demokrat yang puncaknya akan digelar pada 9 September 2026.

Di kawasan Pantai Goa Lawah, sekitar 220 personel gabungan dikerahkan untuk membersihkan pesisir dari sampah organik maupun sampah plastik. Kegiatan ini digelar sehari setelah Hari Raya Purnama, ketika kawasan Goa Lawah ramai dikunjungi pemedek untuk melaksanakan persembahyangan.

Ketua DPD Partai Demokrat Bali, Made Mudarta, mengatakan Gerakan Langit Biru tidak hanya menjadi kegiatan seremonial partai, tetapi merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus masyarakat.

“Gerakan Langit Biru ini tidak cuma sekadar bentuk bahwa Demokrat peduli pada lingkungan, tapi Demokrat juga peduli pada teman-teman kita sendiri,” ujar Mudarta, Jumat (28/8).

Menurutnya, kegiatan serupa diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan jajaran PAC dan DPC Partai Demokrat di berbagai daerah di Bali.
Gerakan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam pengelolaan dan pemilahan sampah.

Aksi bersih lingkungan juga berlangsung di Pantai Jasri, Karangasem. DPD Partai Demokrat Bali bersama DPC Partai Demokrat Karangasem mengerahkan kader untuk membersihkan kawasan pesisir, terutama dari sampah plastik yang berpotensi mencemari lingkungan.

Kegiatan tersebut dipimpin Made Mudarta dan dihadiri anggota Komisi IX DPR RI Dapil Bali Ni Putu Tutik Kusuma Wardhani, Sekretaris DPC Partai Demokrat Karangasem I Wayan Suparta, serta anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Karangasem.

Selain aksi bersih pantai, kegiatan di Pantai Jasri juga dirangkai dengan sejumlah lomba kerakyatan, salah satunya tarik tambang.
Sekretaris DPC Partai Demokrat Karangasem, I Wayan Suparta, mengatakan gerakan menjaga lingkungan tidak seharusnya hanya dilakukan di kawasan pesisir.

Baca Juga :  B20, Social Enterpreneurship dan Menyongsong Deklarasi Bali Compact

Ia mengajak masyarakat memperluas gerakan tersebut dengan menerapkan filosofi Nyegara Gunung, yakni menjaga lingkungan mulai dari kawasan laut hingga pegunungan.

“Gerakan ini tujuannya untuk bersih-bersih lingkungan di pantai. Momen terbaik ini di Karangasem sangat diharapkan bukan hanya di pantai, tetapi istilahnya di Bali, Karangasem itu Nyegara Gunung. Bisa di pantai, bisa di pegunungan,” katanya.

Mudarta juga mengaku senang dapat terlibat langsung dalam aksi di Pantai Jasri. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki keunikan karena menjadi titik pertemuan antara laut dan aliran sungai.

“Hari ini saya sangat happy karena vibrasi alamnya sangat luar biasa. Ini ada pertemuan juga segitiga antara laut dan sungai, jadi Nyegara Gunung,” ujar Mudarta.

Gerakan Langit Biru sebelumnya telah dilaksanakan di sejumlah wilayah Bali, di antaranya Badung, Bangli, Tabanan, Buleleng, Jembrana, Gianyar, Denpasar, dan Klungkung.
Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari agenda Partai Demokrat Bali menjelang HUT ke-25 Partai Demokrat. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat keterlibatan kader dengan masyarakat melalui semangat gotong royong.

Mudarta mengatakan momentum HUT ke-25 juga diharapkan menjadi pijakan bagi Partai Demokrat dalam menghadapi agenda politik mendatang.

Ia menyinggung capaian Demokrat sebagai partai dengan perolehan suara tertinggi secara nasional pada Pemilu 2009 yang mencapai sekitar 22 persen.

“2009 Demokrat juara satu secara nasional. Perolehan suaranya 22 persen. Mudah-mudahan dalam pemilu yang akan datang, 2029, Demokrat kembali berjaya,” katanya.

Rangkaian Gerakan Langit Biru Demokrat Bali akan terus dilaksanakan hingga puncak HUT ke-25 Partai Demokrat pada 9 September 2026.
Melalui kegiatan tersebut, Demokrat Bali membawa pesan bahwa menjaga kebersihan, kelestarian alam, dan lingkungan Bali merupakan tanggung jawab bersama.

Baca Juga :  Jika Gedung Komersial Setinggi 45 Meter Berdiri di Pulau Bali

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here